Universitas Muhammadiyah Purwokerto

UMP Purwokerto Raih Juara 1 PTMA Paling Peduli Cabang dan Ranting Muhammadiyah 2022

Universitas Muhammadiyah Purwokerto juara pertama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Paling Peduli Cabang dan Ranting Muhammadiyah 2022.

Editor: abduh imanulhaq
UMP PURWOKERTO
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meraih juara pertama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Paling Peduli Cabang dan Ranting Muhammadiyah 2022 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih juara pertama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Paling Peduli Cabang dan Ranting Muhammadiyah 2022 dari Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

“Saya menyampaikan terima kasih pada seluruh jajaran yang bekerja keras di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang sudah bekerja cukup keras, tentu ini menggembirakan," kata Rektor UMP Dr Jebul Suroso, Rabu (2/3/2022).

Rektor berharap capaian ini terus menjadi tradisi bagi UMP dan menjadi pemicu agar selalu bisa bergerak di persyarikatan Muhammadiyah.

Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir MSi memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara cabang dan ranting award.

“Atas nama ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah kami menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya cabang dan ranting award. Semoga dapat memperkokoh dan cabang ranting semakin Tangguh,” jelasnya.

Lebih lanjut Prof Haedar mengatakan, bagi Muhammadiyah peran cabang dan ranting adalah pergerakan awal persyarikatan.

Pada era tahun 1920 dan puncaknya pada tahun 1922 dan di gelombang kedua pada tahun 1928 dan seterusnya.

Cabang dan ranting telah menyertai lahirnya Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam yang membawa misi dakwah dan tajdid sebagai Gerakan Islam yang pembaharuan atau Gerakan Islam yang berkemajuan.

“Bahwa cabang dan ranting itu merupakan pengejawantahan dari spirit dan ruh pergerakan awal Muhammadiyah. Ketika KH Ahmad Dahlan bersama Muhammadiyah, generasi awal mendirikan Gerakan Islam ini. Sekaligus juga menjadi panjang tangan dan kekuatan penggerak Muhammadiyah generasi awal” jelasnya.

Menurutnya, spirit pergerakan yang hidup dalam Muhammadiyah yang dikembangkan oleh cabang dan ranting yang saat itu bernama grombolan Muhammadiyah bermula dari Yogyakarta, ke Klaten, Surakarta, Surabaya sampai akhirnya ke seluruh tanah air.

Ketua LPCR PP Muhammadiyah H Jamaluddin Ahmad SPsi mengatakan, kegiatan Cabang dan Ranting Award dan virtual expo yang keempat telah berlangsung sejak 19 Februari 2022.

Penilaian mengacu pada profile dari masing-masing peserta, makalah dan bahan presentasi, dan mengacu pada data dari asasment LPCR PP Muhammadiyah, atau LPCR PWM, penjurian, dan rapat plano LPCR PP Muhammadiyah.

“Untuk menjadi cabang dan ranting Unggulan ada enam kriteria yang harus dipenuhi oleh para peserta yakni pembinaan jamaah dan ideologi, kaderisasi AMM, leadersip dan tatakolola SDM, Pemberdayaan ekonomi social keumatan, aum unggulan yang inofatif, kreatif dan solutif, dan terakhir daya pengaruh dan penguasaan media informasi,” tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved