Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Konflik Rusia dan Ukraina

Negosiator Ukraina Dibunuh Intelijen, Diduga Berkhianat Ke Rusia

Satu anggota delegasi Ukraina, Denis Kireev, yang ikut melawat ke Gomel, Belarusia, untuk berunding dengan Rusia dikabarkan telah ditembak mati.

Tayang:
Editor: m nur huda
AFP
Denis Kireev, salah satu anggota delegasi Ukraina yang ikut melawat ke Gomel, Belarusia, untuk berunding dengan Rusia dikabarkan telah ditembak mati. 

TRIBUNJATENG.COM, KIEV - Satu anggota delegasi Ukraina, Denis Kireev, yang ikut melawat ke Gomel, Belarusia, untuk berunding dengan Rusia dikabarkan telah ditembak mati.

Kireev, seorang mantan wakil ketua Oschadbank Ukraina, dilaporkan dibunuh oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU), lembaga negara yang bertugas di ranah kontra-intelejen dan kontra-terorisme.

Media Ukraina, Ukrainska Pravda, mengaku mendapatkan informasi tersebut dari sumber yang berada di lingkar dalam pemerintahan. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Ukraina.

Baca juga: Penyebab Pasukan Elit Rusia Gagal Membunuh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenzky Terungkap

Baca juga: Gara-gara Aksi Solidarias untuk Ukraina, China Hentikan Siaran Liga Inggris

Baca juga: Presiden Ukraina Marah NATO Tolak Terapkan Zona Larangan Terbang

Baca juga: RUSIA Berduka, Jenderal Top Tewas Ditembak Sniper Ukraina, Ini SOSOK Andrei Sukhovetsky

“Menurut sumber di lingkaran politik, Dinas Keamanan punya bukti jelas pengkhianatan Kireev, termasuk percakapan telepon,” demikian tulis Ukrainska Pravda, Sabtu (5/3/2022).

Kireev dilaporkan ditembak mati ketika melawan saat hendak ditangkap SBU.

Belum diketahui tanggal kematian delegasi Ukraina tersebut.

Sumber Ukrainska Pravda sebatas mengatakan “dia sudah mati.”

Denis Kireev ikut dalam delegasi Ukraina yang melakukan perundingan pertama dengan Rusia di Gomel, Belarusia pada Senin (28/2/2022) lalu.

Kabar kematian Kireev juga diwartakan oleh kantor berita Rusia, RIA Novosti.

Melalui kanal Telegram-nya, RIA mengaku mendapatkan informasi dari salah satu deputi Rada (parlemen) Ukraina.

Sejauh ini, perundingan Rusia-Ukraina sendiri telah berlangsung dua kali. Perundingan kedua digelar pada Kamis (3/3) di dekat perbatasan Belarusia-Polandia.

Tidak ada kesepakatan final yang dicapai dari dua sesi perundingan.

Pada perundingan kedua, masing-masing pihak sebatas menyepakati gencatan senjata sementara untuk mengevakuasi warga sipil dari sejumlah kota.(KompasTV)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved