Berita Semarang

3 Potret Pernikahan Beda Agama di Gereja Semarang: Pakai Tata Cara Islam dan Katolik

Viral di media sosial pernikahan beda agama di gereja Semarang, beberapa waktu lalu.

Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi
tangkapan layar akun Tiktok @shaca_alya
Pernikahan beda agama yang digelar di Kota Semarang, pernikahan tersebut digelar melalui dua tata cara Islam dan Katolik, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Viral di media sosial pernikahan beda agama di gereja Semarang, beberapa waktu lalu.

Suasana pernikahan didominasi warna putih.

Sang pengantin pria mengenakan jas, sedangkan pengantin wanita memakai gaun dan berjilbab.

Pernikahan beda agama yang terjadi di Kota Semarang beberapa waktu lalu jadi sorotan masyarakat di media sosial.

Pernikahan beda agama tersebut juga diunggah oleh di akun Tiktok @shaca_alya dengan durasi video 13 detik.

Dalam video nampak sepasang pengantin te gah mengikuti prosesi pernikahan di beberapa tempat.

Mempelai wanita mengenakan jilbab, dan mempelai laki-laki mengenakan jas hitam.

Lokasi dalam video berdurasi pendek itu juga memperlihatkan ruangan di dalam Gereja.

Tak hanya itu, seroang pastur dan seorang pria yang mengenakan peci juga ada di dalam video tersebut.

Berawal dari video tersebut, Tribunjateng.com mencoba menghubungi Ahmad Nurcholish pihak konseling yang sempat menjadi saksi dalam pernikahan beda agama itu.

Saat dihubungi Tribunjateng.com, Ahmad mengaku pernikahan beda agama yang sempat viral di media sosial dilaksanakan Sabtu (5/3) lalu.

"Pernikahan tersebut berlangsung dengan dua tata cara Islam dan Katolik.

Prosesi akad secara Islam digelar di salah satu hotel di Kota Semarang, dan prosesi pemberkatan digelar di Gereja ST Ignatius Krapyak Kota Semarang," terangnya, Senin (7/3/2022).

Dilanjutkan Ahmad, suami istri tersebut sudah dua tahun melakukan konseling secara intensif dengan Ahmad sebelum memutuskan untuk menikah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved