Berita Semarang
3 Potret Pernikahan Beda Agama di Gereja Semarang: Pakai Tata Cara Islam dan Katolik
Viral di media sosial pernikahan beda agama di gereja Semarang, beberapa waktu lalu.
Penulis: budi susanto | Editor: galih permadi
Sebagai konselor, Ahmad mengaku pasangan yang menikah Sabtu lalu menjadi pasangan ke 1.425 yang menjalankan pernikahan beda agama.
"Yang saya dampingi bersama rekan-rekan memang banyak terkait pernikahan beda agama, bahkan hampir setiap hari ada.
Hampir 15 sampai 20 pasangan beda agama juga menikah setiap bulannya, itu baru yang saya dampingi bersama rekan-rekan," jelasnya.
Menurutnya, persyaratan pernikahan beda agama sama seperti persyaratan pernikahan biasa.
"Hanya saja untuk memutuskan tatacara pernikahan biasanya mereka konsultasi dengan kami," imbuhnya.
Diakuinya banyak pasangan yang takut menikah karena beda agama, dan hal tersebut acapkali ia temui.
"Sebenarnya fakta di lapangan ada yang faham terkait bisa menikah beda agama, namun ada pula yang tidak mau tahu karena tidak setuju adanya pernikahan beda agama.
Semua itu diserahkan ke pasangan masing-masing," tambahnya.
Berikut potret pernikahan beda agama di Semarang:
1. Pakai Gaun Putih
2. Foto bersama
3.
Respons Kemenag
Menanggapi maraknya pernikahan pasangan beda agama tersebut, Plt Kasi Kepenghuluan Kanwil Kemenag Provinsi Jateng, Muhtasit, menyampaikan, adanya beberapa hal yang harus menjadi perhatian bagi pasangan yang akan menikah.
Kemenag, yang diantara tugasnya membawahi lembaga yang mengurusi pernikahan, melalui KUA, maka pernikahan yang diberlangsungkan dengan penghulu KUA harus memenuhi kaidah hukum perkawinan Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pernikahan-beda-agama-yang-digelar-di-kota-semarang2.jpg)