WEBINAR STUNTING

Webinar Nasional Mencegah Stunting untuk Generasi Emas, Megawati Yakin Angka Stunting Bisa Turun

Megawati Soekarnoputri ajak kaum perempuan dan masyarakat Indonesia untuk tidak cengeng, dan bergerak bersama melawan permasalahan stunting.

TRIBUN JATENG
Tribunnews dan Tribun Jateng menggelar Webinar dengan tema "Mencegah Stunting untuk Generasi Emas", Kamis (17/3) ini pukul 13.30 sampai selesai. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Megawati Soekarnoputri ajak kaum perempuan dan masyarakat Indonesia untuk tidak cengeng, dan bergerak bersama melawan permasalahan stunting.

Presiden ke-5 Republik Indonesia itu yakin masalah stunting di Indonesia bisa ditangani dengan baik. Masalahnya adalah bisa atau tidaknya memberantas stunting bergantung pada niat dan kesungguhan masing-masing.

"Saya di sini membantu dari sisi menyadarkan bahwa para kaum perempuan khususnya di Indonesia penuh tanggunjawab dan harus belajar.

Tidak hanya mengandung dan melahirkan anak, tapi lebih penting dari itu memikirkan kedepannya bagaimana, membesarkan anak, menentukan jarak, termasuk bagaimana supaya anak bisa menjadi cerdas, sehat, pintar lahir dan batin.

Menurut saya jika semuanya bisa berhasil, maka Indonesia maju pasti bisa tercapai," tegas Megawati Soekarnoputri Putri Plokamator RI.

Megawati sampaikan sambutannya dengan berapi-api memberi semangat masyarakat Indonesia untuk melawan stunting. Bu Mega yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan itu hadir secara virtual dalam acara Webinar yang digelar Tribun Jateng, Kamis (17/3/2022).

Selain Megawati selaku Keynote Speaker, hadir juga secara virtual Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, Kepala BKKBN Pusat, dr. Hasto Wardoyo, Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Agustina Erni, Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu, Chef Handry Wahyu dan dipandu oleh moderator Erwin Ardian, Pemred Tribun Jateng. Ketua DPR RI Puan Maharani yang dijadwalkan hadir virtual, kebetulan pada saat bersamaan sedang berada dalam pesawat.

Megawati melanjutkan, dalam permasalahan stunting justru kaum perempuan yang harus menjadi fokus utama.
Bagaimana mereka (kaum perempuan) semangat untuk memiliki pengetahuan lebih, bagaimana menjalankan tugasnya sebagai ibu, termasuk bagaimana menjadi seorang istri yang baik untuk pasangan.

Megawati berharap bahwa perempuan di Indonesia bisa menjadi ibu-ibu yang mumpuni termasuk dalam memikirkan gizi untuk anak-anaknya.

"Keluarga sejahtera itu menurut saya yang happy, anak-anaknya sehat, cerdas. Maka bukan masalah banyak anak banyak rejeki, tapi bagaimana langkah selanjutnya supaya anak sehat, cerdas, gizi terpenuhi," tegas Megawati yang menyampaikan arahan tanpa teks.

Megawati pun sedikit membahas mengenai permasalahan yang sedang hangat di tengah masyarakat yaitu mahal dan langkanya minyak goreng. Ditekankannya, apakah tiap hari ibu-ibu masak dengan menggoreng. Kan tidak harus digoreng. Malah lebih sehat direrbus, dikukus, dibakar, diungkep atau merujak dan sebagainya.

"Saya tegaskan permasalahan stunting seharusnya tidak ada di negara Indonesia. Tinggal balik lagi seperti yang saya sampaikan bisa apa niat. Kalau niatnya bisa pasti bisa," tandas Mega.

Angka stunting 24,4%

Menteri PPPA Bintang Puspayoga, menyebut, salah satu isu tumbuh kembang anak usia dini yang menjadi prioritas pemerintah adalah stunting. Sesuai data studi status gizi Indonesia tahun 2021 menunjukkan dari 34 provinsi di Indonesia yang mendapat kategori baik hanya satu provinsi yaitu Bali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved