Berita Semarang

Wali Kota Semarang Diisengin Stafnya, Begini Percakapan Telepon Kepada Oknum Ngaku Hendrar Prihadi

Dalam cuplikan panggilan, dia seolah-olah menjadi warga Pedurungan Kota Semarang yang ingin menghadap Wali Kota Semarang.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
PEMKOT SEMARANG
Tangkapan layar video cuplikan rekaman telepon oknum yang mengatasnamakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beredar nomor Whatsapp (WA) mengatasnamakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Nomor WA tersebut adalah 0878-7851-6795.

Di situ juga terpasang foto dan nama profil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

Baca juga: Kota Semarang Kembali Gelar Event Internasional Healthy Cities Summit pada 27 sampai 30 Maret 2022

Baca juga: Kepala Dispertan Kota Semarang Hernowo Dorong Masyarakat Suka Urban Farming

Baca juga: Truk Gandeng Muatan Bahan Pupuk Terguling di Depan Pasar Jerakah Semarang

Baca juga: 4 Kecamatan di Kota Semarang akan Terapkan Zero Run-off Technology Untuk Kurangi Dampak Banjir

Staf Wali Kota Semarang pun bertindak cepat menelusuri dengan menghubungi nomor tersebut.

Dalam cuplikan panggilan, dia seolah-olah menjadi warga Pedurungan Kota Semarang yang ingin menghadap Wali Kota Semarang.

Berikut cuplikan rekaman teleponnya. 

"Pak wali jam 10 njeh berarti kulo menghadap," kata staf yang menelepon. 

"Ini siapa?" tanya oknum yang mengaku Wali Kota Semarang. 

"Dalem Putra saking Pedurungan."

"Kemarin ketemu di UMKM Mijen," jawabnya. 

"Oh, njeh-jeh."

"Nomor saya dapat dari siapa?" tanyanya kembali. 

"Saya dapat dari teman sesama UMKM," ungkapnya. 

Kabid Penyebarluasan Informasi Diskominfo Kota Semarang, Dian Aryanto mengklarifikasi, nomor tersebut bukan milik Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Suara yang terdengar dari rekaman telepon juga bukan suara Wali Kota Semarang.

Dia mengimbau masyarakat berhati-hati agar masyarakat tidak dirugikan oleh oknum tersebut. 

"Mohon untuk disebarkan bahwa nomor tersebut bukan nomor Wali Kota Semarang agar tidak ada yang dirugikan," ucapnya. (*)

Baca juga: Apa Dampak Ibukota Pindah ke IKN? M Ryaas Rasyid : Tak kehilangan Banyak kecuali Kemacetan Berkurang

Baca juga: Ngakak, Maling Motor di Wonosobo Apes Motor Curiannya Alami Rem Blong hingga Nyemplung Kolam

Baca juga: Menteri ESDM: Program Dedieselisasi PLN Kunci RI Capai Net Zero Emission pada 2060

Baca juga: Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun! Sri Rahayu Ditemukan Tewas di Kolam Penampungan Limbah Pabrik

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved