Bea Cukai Tanjungemas

Kupas Solusi Kelangkaan Kontainer, Bea Cukai Diskusi Bersama Pemprov Jateng, ALFI dan BNI

Bea Cukai Tanjung Emas kupas solusi mengatasi kelangkaan logistik dan container bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan ALFI.

Editor: abduh imanulhaq
BEA CUKAI TANJUNG EMAS
Bea Cukai Tanjung Emas mengupas solusi mengatasi kelangkaan logistik dan container bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Asosiasi Forwarder dan Logistik Indonesia (ALFI) Jawa Tengah pada acara BNI Regional Trade Talk Series 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bea Cukai Tanjung Emas mengupas solusi mengatasi kelangkaan logistik dan container bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Asosiasi Forwarder dan Logistik Indonesia (ALFI) Jawa Tengah pada acara BNI Regional Trade Talk Series dengan tema “Menyikapi Kelangkaan Logistik dan Kontainer” yang diselenggarakan oleh BNI Regional Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Terkait kelangkaan container, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berusaha mengatasi dengan berbagai strategi.

"Selain kegiatan yang mendorong ekspor Jawa Tengah, kami juga melakukan dialog dengan berbagai pihak baik pemerintah terutama Kementerian Perdagangan dan pelaku usaha serta memberikan usulan bagi pemerintah pusat terkait penetapan tarif batas atas dan bawah pada angkutan laut. Kemudian kami juga mengusulkan membangun shipping line milik negara yang dapat mendorong ekspor dan mengurangi ketergantungan dari shipping line luar,” terang Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen saat memberikan opening speech.

Beacukai tanjungemas 24032022_954
Beacukai tanjungemas 24032022_954 (IST)

Tak hanya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bea Cukai Tanjung Emas juga mendukung upaya untuk mengatasi masalah kelangkaan container yang berimbas pada system logistic nasional.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas mengungkapkan bahwa solusi masalah ini adalah sinergi, kolaborasi, digitalisasi dan transformasi secara cepat dengan seluruh pihak baik pemerintah daerah, kementerian dan lembaga lainnya serta pelaku usaha.

"Solusi yang saat ini tengah berjalan melalui National Logictic Ekosystem. Harus ada dashboard yang terintegrasi, sehingga memudahkan kita mengambil policy. Bea Cukai Tanjung Emas sendiri selain berkontribusi untuk percepatan program ini kami memonitor ketersediaan container, mengkoordinasikan konsolidator container terutama untuk UMKM, kemudian mendukung direct flight dan direct call serta mendukung ekspansi international courier.”

Langkah Bea Cukai Tanjung Emas ini diapresiasi oleh Plt Ketua DPP Asosiasi Forwarder dan Logistik Indonesia -ALFI Jawa Tengah, Suprapto Suwaji.

“Cara mengatur suppy chain management ini mempunyai dampak yang sangat luas terhadap kelancaran proses bisnis ekspor. Saya sangat mengapresiasi yang dilakukan Bea Cukai Tanjung Emas untuk mengoptimalkan NLE. Salah satu program yang telah berjalan yakni mendukung PT Meratus Line membuka Jalur Ekpsor Semarang ke China. Dengan adanya MLO lokal yang go internasional ini, membuat kompetensi harga bisa turun.”

Direktur Treasury dan Internasional BNI, Henry Panjaitan mengungkapkan data dari BPS Pertumbuhan eskpor di Jawa Tengah januari 2022 dibanding 2021 tumbuh 39 persen melebihi persentase ekspor nasional.

Hal ini mencerminkan prospek di Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta cukup potensial, apalagi rencana pembangunan beberapa Kawasan Industry di Jawa tengah Batang dan Brebes dapat menjadi primadona investor.

Masalah kelangkaan container ini bisa menjadi hambatan yang harus kita pecahkan bersama.

Karena tak hanya berdampak pada pelaku usaha besar namun juga dapat menjadi hambatan UMKM di Jawa Tengah

“BNI mendukung pemerintah dan pelaku usaha terutama UMKM kita, agar tetap tumbuh dan berkembang. Melalui 3 isu utama yakni go productive, go digital dan go global menjadi tantangan bagi kami,” imbuh Pimpinan BNI Wilayah 05 Semarang, Bambang Setyatmojo.

“Kita harus optimis dan inovatif, kuncinya sekali lagi adalah kolaborasi sehingga mampu mendorong transformasi. Kami harap National Logistic Ekosystem di Pelabuhan Tanjung Emas ini bisa kita implementasikan full sehingga dapat menjadi game changer dan competitive advantage untuk pelaku usaha di Jawa Tengah.” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin saat memberikan closing statement. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved