Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Konflik Rusia dan Ukraina

UPDATE : Ukraina Mengamuk karena Banyak Warga Sipil Diculik lalu Dibunuh dengan Keji

Ukraina dikatakan mengamuk dengan keberingasan pasukan Rusia yang diduga membantai dan menculik ratusan warga.

AP PHOTO/EFREM LUKATSKY
Tentara Ukraina berjalan melewati puing-puing truk militer yang terbakar di jalan di Kiev, Sabtu (26/2/2022). Pasukan Rusia menyerbu ke arah ibu kota Ukraina dan pertempuran jalanan pecah saat pejabat kota mendesak penduduk untuk berlindung. 

Pejabat telah mencatat 50 sejauh eksekusi dilakukan oleh pasukan Rusia.

Salah satu korban tewas adalah seorang anak laki-laki berusia 14 tahun.

Walikota Bucha Anatoly Fedoruk mengatakan bahwa 280 mayat lainnya telah dimakamkan di kuburan massal di tempat lain di kota.

Dia mengatakan kepada AP: “Semua orang ini ditembak."

“Ini adalah konsekuensi dari pendudukan Rusia.”

Dia menambahkan: "Setiap perang memiliki beberapa aturan keterlibatan untuk warga sipil."

"Dan Rusia telah menunjukkan bahwa mereka secara sadar membunuh warga sipil."

Sejumlah korban tewas dilaporkan tangannya diikat ke belakang dan ditembak di kepala.

Wakil walikota Bucha, Taras Sapravskyi, mengatakan 50 dari warga yang tewas ditemukan setelah pasukan Rusia menarik diri dari kota akhir pekan lalu adalah korban pembunuhan di luar proses hukum yang dilakukan oleh pasukan Rusia.

Oleh karenanya, para pejabat Ukraina menuduh Rusia telah melakukan kejahatan perang.

"Ini bukan operasi khusus. Ini adalah kejahatan perang," tutur Wladimir Klitshcko, legenda tinju dan saudara walikota Kyiv Vitali Klitschko.

"Mereka adalah warga sipil, tapi mereka telah ditembak di kepala dengan tangan diikat ke belakang."

"Ini adalah genosida penduduk Ukraina," tutupnya. (*)

Baca juga: Ngabuburit Nelayan Tambakrejo Semarang Resik-resik Sungai BKT : Dapat Sampah 200 Kilo

Baca juga: Dinkes Kota Pekalongan Bakal Sidak Takjil, Targetnya Makanan dan Minuman Berwarna Mencolok

Baca juga: Tunggu Penetapan PKPU, KPU Purbalingga Terus Lakukan Sosialisasi ke Pemilih

Baca juga: Respon Pesimis Wayne Rooney, Baginya Puasa Gelar Manchester United Bakal Bertahan Lama

Sumber: Intisari
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved