Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Konflik Rusia dan Ukraina

UPDATE : Ukraina Mengamuk karena Banyak Warga Sipil Diculik lalu Dibunuh dengan Keji

Ukraina dikatakan mengamuk dengan keberingasan pasukan Rusia yang diduga membantai dan menculik ratusan warga.

AP PHOTO/EFREM LUKATSKY
Tentara Ukraina berjalan melewati puing-puing truk militer yang terbakar di jalan di Kiev, Sabtu (26/2/2022). Pasukan Rusia menyerbu ke arah ibu kota Ukraina dan pertempuran jalanan pecah saat pejabat kota mendesak penduduk untuk berlindung. 

TRIBUNJATENG.COM -- Ukraina dikatakan mengamuk dengan keberingasan pasukan Rusia yang diduga membantai dan menculik ratusan warga.

Setelah diculik, lalu dibunuh kemudian dikubur dalam satu lubang di hutan setempat.

Diantaranya Olga Sukhenko, walikota kota Ukraina Motyzhyn, 30 mil sebelah barat Kyiv, diduga ditembak bersama suami dan putranya.

Ini karena Olga Sukhenko menolak memenuhi tuntutan Rusia, Associated Press melaporkan.

Seorang penduduk setempat mengatakan kepada outlet berita bahwa pasukan Rusia menargetkan pejabat lokal di kota dan membunuh mereka yang tidak bekerja sama dengan mereka.

Keberadaan Sukhenko, suaminya Igor dan putranya Alexander tidak diketahui sejak mereka dilaporkan diculik pada 23 Maret 2022.

Lalu mayat mereka ditemukan di lubang dangkal pada hari Sabtu bersama dengan satu orang lainnya, yang belum diidentifikasi.

Warga Motyzhyn, yang diidentifikasi hanya sebagai Oleg untuk tujuan keamanan, mengatakan bahwa keluarga itu dieksekusi.

Kemudian dilemparkan ke dalam lubang di belakang sebidang tanah di mana tiga rumah yang diduduki oleh pasukan Rusia berada.

Korban lain diduga ditembak oleh pasukan Rusia di desa dan dibuang ke sumur.

Dilansir dari express.co.uk pada Selasa (5/4/2022), penemuan mengerikan itu muncul ketika lebih banyak laporan muncul tentang tentara Vladimir Putin yang melakukan tindakan keji terhadap warga sipil di seluruh Ukraina.

Rusia dituduh melakukan "genosida" pada hari Minggu setelah gambar-gambar mengerikan menunjukkan kuburan massal dan mengeksekusi warga sipil tergeletak di jalan-jalan kota Bucha, dekat Kyiv.

Setidaknya 20 mayat warga sipil, beberapa dengan tangan terikat, terlihat berserakan di satu jalan di kota itu setelah pasukan Rusia mundur dari daerah sekitar ibu kota Ukraina.

Para pejabat Ukraina mengatakan 410 orang telah ditemukan tewas di kota-kota dekat Kyiv sejak pasukan Rusia mulai mundur dari wilayah itu pekan lalu.

Setidaknya 300 tewas di Bucha saja, dan 57 ditemukan di satu kuburan massal di kota.

Halaman
12
Sumber: Intisari
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved