Berita Semarang

Hendi Optimistis 2023 Bisa Jadi Tahun Pertumbuhan Ekonomi Kota Semarang

Hendi optimistis mencanangkan tahun 2023 sebagai tahun pertumbuhan ekonomi bagi wilayahnya.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
Dok Humas Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi optimistis mencanangkan tahun 2023 sebagai tahun pertumbuhan ekonomi bagi wilayahnya. Hal itu ditegaskannya dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kota Semarang tahun 2023 di Harris Hotel Sentraland, Kamis (7/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Setelah sukses mendorong pemulihan ekonomi  ibu kota Jawa Tengah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi optimistis mencanangkan tahun 2023 sebagai tahun pertumbuhan ekonomi bagi wilayahnya.

Hal itu ditegaskannya dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kota Semarang tahun 2023 di Harris Hotel Sentraland, Kamis (7/4).

Dalam pemaparannya, Wali Kota Semar

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi optimistis mencanangkan tahun 2023 sebagai tahun pertumbuhan ekonomi bagi wilayahnya. Hal itu ditegaskannya dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kota Semarang tahun 2023 di Harris Hotel Sentraland, Kamis (7/4/2022).
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi optimistis mencanangkan tahun 2023 sebagai tahun pertumbuhan ekonomi bagi wilayahnya. Hal itu ditegaskannya dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kota Semarang tahun 2023 di Harris Hotel Sentraland, Kamis (7/4/2022). (Dok. Humas Pemkot Semarang)

ang yang akrab disapa Hendi itu sendiri menjelaskan dalam rangka membidik pertumbuhan ekonomi di wilayahnya, dia masih akan tetap fokus dalam pengembangan sektor pariwisata.

Pasalnya meski sempat terhempas karena pandemi covid-19, Hendi meyakini melalui sejumlah strategi penyesuaian dengan kondisi saat ini, sektor pariwisata dapat dibangkitkn kembali.

Dirinya sendiri mengenang saat melaunching Semarang sebagai kota perdagangan dan jasa yang fokus pada pariwisata. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa pariwisata merupakan sektor yang tidak pernah menghadapi persoalan krisis apapun.

“Krisis minyak, pariwisata tetap naik, orang stress cari hiburan. Krisis keuangan di Asia, pariwisatanya juga oke. Namun adanya Covid, justru pariwisata menjadi satu-satunya sektor yang luluh lantak,” terang Hendi.

Untuk itu dirinya pun menegaskan bahwa semangat menggairahkan kembali sektor pariwisata harus dibarengi dengan upaya penegakan prokses yang ketat, serta mempercepat vaksinasi booster.

“Sehingga hari ini saya sekaligus berharap rancangan pembangunan ini dapat disambut dengan komitmen yang tinggi dalam penegakan prokes dan vaksinasi,” tekan Wali Kota Semarang tersebut.

Lebih lanjut Hendi juga menginginkan jika agenda-agenda pariwisata milik Pemerintah Kota Semarang bisa dikolaborasikan dengan berbagai pihak. Seperti yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu, yaitu Semarang Night Carnival dan juga Dugderan. 

“Ada pula aktivitas di Goa Kreo, Semarang Great Sale, final Denok Kenang, sesaji Rewanda yang Saya rasa mari kita kemudian kita berkolaborasi dengan temen-temen PHRI, kelompok wisata. Kalau punya agenda wisata, ayo kita buat kalender event bersama-sama, kemudian kita share ke luar sana supaya mereka kemudian datang ke Semarang dan membelanjakan uangnya di kota Semarang dan ini tentu saja akan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat,” terangnya.

Secara detail dia pun merinci sejumlah program pembangunan sektor pariwisata yang menjadi prioritas di Kota Semarang.

“Yang prioritas misalnya pengembangan Taman Lalu Lintas yang kemungkinan akan kita joinkan dengan investor. Kemudian pengembangan Pantai Mangunharjo  dan juga pembangunan Kebun Raya Tinjomoyo rencana akan kita kerjasamakan dengan pihak swasta,” terangnya. 

Pengembangan wisata religi juga tidak lepas dari prioritas Hendi dalam mengungkit kembali sektor pariwisata. Dimulai di tahun 2022 ini dengan membangun atau memugar makam Kyai Sholeh Darat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved