Berita Ungaran

Pelaku UMKM Torakur Mulai Bangkit dari Pandemi

Pelaku usaha oleh-oleh khas Bandungan, yakni tomat rasa kurma atau torakur kembali bangkit.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rezanda Akbar D
Pembuatan torakur di rumah produksi Torakur 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pelaku usaha oleh-oleh ikonik

Pembuatan torakur di rumah produksi Torakur.
Pembuatan torakur di rumah produksi Torakur. (Tribun Jateng/Rezanda Akbar D)

khas Bandungan, Kabupaten Semarang yakni tomat rasa kurma atau torakur berharap besar pada bulan ramadhan tahun ini agar kembali bangkit.

Setelah hampir dua kali Ramadhan (dua tahun) berturut- turut lebih banyak vakum akibat imbas dari pendemi Covid-19.

Namun, Ramadhan kali ini oleh-oleh khas Kecamatan Bandungan tersebut sudah kembali berproduksi dan mengalami peningkatan penjualan.

Hal itu, dikarenakan tempat-tempat wisata di sekitaran Bandungan sudah mulai beroperasi.

Pemilik UMKM Torakur, Ibu Sri Ngestiwati, mengatakan pada saat ini pesanan sudah mulai banyak yang masuk.

"Untuk saat ini adanya tempat wisata yang sudah mulai buka, kemudian ini menghadapi lebaran sudah banyak pesanan yang masuk," terangnya, Kamis (7/4/2022).

Bahkan, ia menerima orderan parcel ramadhan dari Pemerintah Kabupaten Semarang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Ini mendapat pesanan 500 parcel, 200 Pemerintah Kabupaten dan 300 Pemerintah Provinsi," jelasnya.

Selain itu, saat ini pemerintah memberlakukan pelonggaran serta mengizinkan masyarakat untuk mudik.

Ia berharap akan banyak masyarakat yang mudik termasuk di Kabupaten Semarang dan aktivitas wisata yang ada di Kecamatan Bandungan mulai kembali hidup.

“Maka Ramadhan kali ini menjadi momentum kebangkitan kembali UMKM produksi torakur ini,” ungkapnya

"Jadi yang mudik, setelah pulang ke tempatnya masing-masing pada membawa oleh-oleh torakur seperti dulu," tambahnya.

Oleh-oleh Torakur ini bisa didapatkan di Jalan Pangeran Diponegoro KM 1,7 No.51, Tangaran, Kenteng, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah 50614.

Harga Torakur ini beraneka ragam tergantung dari beratnya. Untuk yang 500gr seharga 40 ribu, dan sekilo 75 ribu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved