Happy Ramadhan

Hidup di Lapas Tak Jadi Penghalang Rohana Mencari Pahala

Hidup di bui tak jadi penghalang bagi warga binaan di Lapas Perempuan untuk mencari pahala.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Budi Susanto
Sejumlah warga binaan di Lapas Perempuan Semarang mengikuti tadarus Alquran di gedung serbaguna Lapas Perempuan Semarang, kegiatan tersebut digelar selama bulan Ramadan, Rabu (13/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Menjalani hidup di penjara tak menjadi penghalang bagi warga binaan di Lapas Perempuan Semarang untuk mencari pahala.

Apalagi di tengah bulan suci Ramadan, dan berbagai kegiatan yang digelar Lapas Perempuan Semarang.

Dari kegiatan keagamaan yang digelar,

Sejumlah warga binaan di Lapas Perempuan Semarang mengikuti tadarus Alquran di gedung serbaguna Lapas Perempuan Semarang, kegiatan tersebut digelar selama bulan Ramadan, Rabu (13/4/2022).
Sejumlah warga binaan di Lapas Perempuan Semarang mengikuti tadarus Alquran di gedung serbaguna Lapas Perempuan Semarang, kegiatan tersebut digelar selama bulan Ramadan, Rabu (13/4/2022). (Tribun Jateng/Budi Susanto)

para warga binaan di Lapas Perempuan Semarang bisa lebih mendalami ilmu agama.

Lapas Perempuan Semarang sendiri menggelar berbagai kegiatan untuk meningkatkan taqwa warga binaan muslim di bulan Ramadan.

Dari pengajian jelang berbuka puasa, buka bersama, salat tarawih hingga sahur bersama juga diadakan di Lapas Perempuan Semarang.

Diterangkan, Kalapas Perempuan Semarang, Kristiana Hambawani, kagiatan di Lapas saat Ramadan layaknya kegiatan di luar.

"Di sini juga digelar tadarus hingga tausiyah setelah salat asar. Tidak hanya itu, ada juga perlombaan mengaji yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu," katanya, Rabu (13/4).

Dilanjutkannya, tadarus di Lapas Perempuan Semarang digelar sejak pukul 14.00 WIB hingga jelang waktu berbuka.

"Setelah itu dilanjutkan berbuka bersama dan salat tarawih berjamaah. Rangkaian kegiatan itu dilakukan setiap hari, dengan tujuan supaya warga binaan merasakan suasana Ramadan seperti di luar Lapas," paparnya.

Kristiana mengatakan, Lapas Perempuan Semarang sangat berharap, warga binaan bisa lebih meningkatkan ketaqwaan serta keimanan.

"Nantinya mereka juga akan hidup di tengah masyarakat, dan harapan kami kegiatan positif yang mereka lakukan saat Ramadan menjadi bekal untuk hidup di masyarakat," paparnya.

Terpisah, Rohana, satu di antara warga binaan Lapas Perempuan Semarang yang terjerat kasus Narkoba, mengkau, bisa lebih fokus belajar agama di saat Ramadan.

"Ramadan ini menjadi momentum bagi saya untuk lebih meningkatkan ketaqwaan, dengan adanya berbagi kegiatan di Lapas, saya bisa lebih belajar agama," tuturnya.

Rohana juga mengatakan, dari awal Ramadan ia menjalankan puasa, dan belajar membaca Al-Quran.

"Meski hidup di Lapas namun tak menjadi penghalang saya dan kawan-kawan untuk bisa berbuat baik, dan mendapatkan pahala, apalagi di tengah bulan suci Ramadan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved