Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

BREAKING NEWS : Suhardi Warga Sragen Ditemukan Meninggal Dunia di Gedung DPRD Jawa Tengah 

Suasana di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, digemparkan dengan kejadian pria yang ditemukan meninggal dunia, Senin (18/4). 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, digemparkan dengan kejadian pria yang ditemukan meninggal dunia, Senin (18/4). 

Pantauan Tribun Jateng, terlihat mayat tersebut tergeletak di ruang tunggu loby lantai 3 gedung DPRD Jawa Tengah.

Korban mengenakan pakaian rapih, atasan kemeja dan celana panjang berwarna hitam. Selembar kain jarik kemudian dibalut menutupi tubuh korban. 

Tidak terlihat adanya luka maupun bercak darah di sekitar tubuh korban berbadan gempal tersebut. 

Di dekat mayat nampak adanya benda-benda milik korban mulai dari dompet, uang tunai, beberapa botol parfum, dan kartu identitas.

Tim Inafis Polri memeriksa tubuh jenazah. Beberapa pegawai di Gedung DPRD ikut menyaksikan. 

Informasi yang dihimpun Tribun Jateng, korban bernama Suhardi kelahiran 1975 warga Kwayon RT020/RW007, Jambanaan, Sidoharjo, Kabupaten Sragen.

Ia dikenal sebagai penjual parfum dan jam tangan keliling yang sering menjajakan barang dagangan di lingkungan DPRD Jateng.

Menurut penuturan saksi yang juga petugas keamanan DPRD Jateng, Muchid menjelaskan, kronologis kejadian berawal sekitar pukul 09.45WIB korban masuk ke lantai 3 gedung DPRD Jateng melalui lift. 

Kemudian korban terlihat berjalan dan masuk ke komisi E. Tak lama kemudian ia keluar dari sana dan duduk di kursi lobi yang berada di lantai 3 DPRD Jateng.

Sesaat kemudian ia terlihat menelpon.sekitar lima menit Muchid mendengar korban mendengkur keras.  

"Dia duduk sampil telponan, Terus saya mendengar suara ngorok sekali masih dudukan.

Terus ngorok lagi kenceng saya lihat udah posisi jatuh," kata Muchid. 

Melihat korban jatuh tersungkur, Muchid lantas menghampiri tubuh korban dan menghubungi Kepala Keamanan serta tim medis di DPRD Jateng.

Hasil pemeriksaan korban dinyatakan telah meninggal duna. 

Kemudian Muchid menghubungi petugas kepolisian serta keluarga korban. Sekitar 12.50 WIB keluarga korban datang ke lokasi kejadian.

Istri korban mengaku bahwa suaminya mempunyai riwayat darah tinggi dan vertigo. 

Tak lama kemudian korban dibawa menggunakan mobil ambulan untuk dikebumikan. (*)

Baca juga: Baru Diresmikan, TPS Eks Pasar Hewan Curug Tampung Sampah Empat Kecamatan di Kabupaten Tegal 

Baca juga: Sevilla vs Madrid : Benzema Menjadi Penentu Kemenangan Real Madrid atas Sevilla

Baca juga: Egy Maulana dan Witan Sulaiman Mogok Main, FK Senica Bangkrut Berbulan-bulan Tak Bayar Gaji Pemain

Baca juga: Berita Duka, Lie King Nio Meninggal Dunia di Semarang

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved