Berita Semarang
Aksi Berani Wanita Pendemo Protes Polisi di Semarang, Setelah Kasus Ojol Tewas Dilindas Brimob
Aksi berani perempuan ini dilakukan saat aksi demonstrasi di depan Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (29/8/2025) sore.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Seorang perempuan pendemo mendatangi pasukan kepolisian untuk memprotes tindakan kekerasan yang dilakukan aparat.
Aksi berani perempuan ini dilakukan saat aksi demonstrasi di depan Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (29/8/2025) sore.
Demo ini buntut dari kematian Affan Kurniawan seorang ojek online Jakarta yang meninggal dunia akibat dilindas mobil rantis Brimob.
Baca juga: Hari Bhayangkara Ke-79, Polres Tegal Berbagi dengan Sopir Angkutan dan Ojek Online
"Saya tidak bawa apa-apa, bapak bawa itu (menunjukkan ke water Cannon dan pasukan kepolisian)," kata pendemo wanita tersebut yang belum diketahui identitasnya di hadapan puluhan polisi.
Tampak ada tiga polisi satu mengenakan seragam dan sisanya mengenakan pakaian preman berusaha menenangkan perempuan tersebut.
Namun, polisi tersebut tidak bisa berbuat banyak.
"Jawab bapak," tanya perempuan itu.
Dia menekankan, para mahasiswa sudah berusaha menghargai polisi. Tetapi, dia menyayangkan polisi yang melakukan tindakan represif.
"Saya jelas menghargai, jelas, tapi harus pakai ini ya (menunjukkan tanggan ke kendaraan watercanon)," katanya.
Selepas perempuan itu protes, polisi enggan menanggapi yang berujung perempuan tersebut kembali ke massa massa aksi.
Pengamatan Tribun di lapangan, massa aksi terpecah menjadi dua.
Ada massa aksi yang dipukul mundur ke arah jalan Sriwijaya atau ke sisi Timur Mapolda Jateng.
Baca juga: Hari Bhayangkara Ke-79, Polres Jepara Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Pengemudi Ojek Online
Adapula massa aksi yang didesak mundur oleh polisi ke arah barat atau Simpang Lima.
Tribun juga melihat ada pasukan bantuan dari TNI. Mereka datang pada pukul 16.55. Mereka tampak bersiaga di gerbang utama Mapolda.
Hingga sore ini, polisi masih berusaha memukul mundur peserta massa aksi terutama massa yang mundur ke arah Simpang Lima Semarang. (Iwn)
ATVSI Dorong Revisi UU Penyiaran, FGD Digelar di Semarang |
![]() |
---|
ASN Kota Semarang Wajib Jadi Anggota Koperasi Merah Putih, Simpanan Pokok Dijadikan Modal KKMP |
![]() |
---|
Deteksi Polutan Transparan, Peneliti Smart Materials Research Center Undip Raih Gelar Doktor |
![]() |
---|
Kuliah Umum FTI Universitas PGRI Semarang Tekankan Pentingnya Penerapan K3 di Dunia Konstruksi |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Jumat 29 Agustus 2025: Sebagian Besar Hujan Ringan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.