Tadarus

Ramadan dan Brand Resonancing Iman dan Taqwa

Albaqarah ayat 183 berisi anjuran untuk berpuasa menjadi kewajiban bagi orang Islam.

Editor: rustam aji
tribun jateng
H. KRT.AM.JUMAI,SE.MM Dosen FE Unimus /Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PWM Jawa Tengah 

Setiap individua tau klompok ummat   hendaknya mengembangkan sendiri kebijakan-kebijakan mengenai merek bagi mata produk dalam lini yang sama merk merupakan kombinasi dari nama kata simbol atau desain yang memberi identitas produk.

Merk mempunyai peran penting dalam kegiatan jual beli dan merek yang sukses dapat membedakan  bagi orang lain  yang ingin bersaing, karena hakekat manusia adalah bersaing.

Dalam surah al Baqarah ayat  148 terdapat kalimat berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.

Berlomba-lomba dalam kebaikan atau dalam bahasa Arab disebut Fastabiqul khairat merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam.

Fastabiqul khairat termasuk salah satu ciri dari orang yang beriman.

Maka dalam persaingan tersebut harus membangun citra baik atau top brand termasuk braand top of mind.

Merek juga mempunyai peran strategis dalam jual beli karena bisa menjadi pembeda antara anatara satu dengan yang lainnya, maka disini manusia bertaqwalah yang telah terbangun menjadi pembeda dengan yang lainnya sebagaimana termaktub dalam QS. Al Hujurat: 13.

Ath Thobari rahimahullah berkata, “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian –wahai manusia- adalah yang paling tinggi takwanya pada Allah, yaitu dengan menunaikan berbagai kewajiban dan menjauhi maksiat. Bukanlah yang paling mulia dilihat dari rumahnya yang megah atau berasal dari keturunan yang mulia.” (Tafsir Ath Thobari, 21:386)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata,  “Sesungguhnya kalian bisa mulia dengan takwa dan bukan dilihat dari keturunan kalian” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 13: 169.

Maka disinilah jelas manusia dihadapan Allah memiliki brand image,brand identity dan brand integrity.

Brand integrity inilah posisi tertinggi yang dikatan sebagai orang yang muttaqin yang memiliki sifat sifat sebagaimana yang dimiliki junjungan kita nabi agung Muhammad SAW yaitu Sidiq,Fatonah,Amanah dan Tabligh.

Dari perspektif brand integrity dengan identitas  yang terpercaya merupakan jaminan atas konsistensi kinerja makhluq kepada Rabnya.

Dalam artikel ini mengandung pesan bahwa setiap individu harus membangun brand yang baik ; dalam ranah hubungan sesame manusia maupun hubungan kepada Allah SWT.

Karena Ketika kita sudah merusak citra diri kita sendiri tidak mudah untuk memperbaikinya. Dan yakinlah Allah akan memberikan kemudahan dalam segala urusan termasuk urusan kehidupan kita di dunia ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved