Temuan Banyak Teh Kotak Kedaluwarsa Masih Dijual Minimarket Kendal

Petugas juga menemukan satu produk teh kotak sudah tidak layak konsumsi atau kadaluarsa.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Dinkes dan Disdagkop-UKM Kendal sidak sejumlah makanan di pasar tradisional, minimatket, dan swalayan jelang Lebaran, Rabu (27/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop-UKM) Kabupaten Kendal melakukan sidak di beberapa pasar tradisional, minimarket, dan swalayan, Rabu (27/4/2022).

Sidak ini dilakukan untuk mengecek sejumlah kebutuhan pokok dan kualitas makanan yang dipasarkan jelang Lebaran Idulfitri.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah produk makanan dengan kemasan rusak, dan beberapa produk tanpa dilengkapi izin edar.

Selain itu, petugas juga menemukan satu produk teh kotak sudah tidak layak konsumsi atau kedaluwarsa.

Temuan-temuan tersebut diserahkan kepada pengelola agar tidak diperjualbelikan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Parno mengatakan, sidak dilakukan untuk persiapan Lebaran terkait bahan pokok penting di pasar tradisional dan modern. 

Beberapa produk makanan dicek kelayakannya agar tidak menimbulkan bahaya bagi konsumen.

Hasilnya, ditemukan beberapa produk yang dinilai sudah tidak layak jual.

Barang-barang tersebut diberikan ke kasir minimarket atau swalayan agar tidak diedarkan.

"Kami cek kelayakan produk-produk kebutuhan masyarakat. Jika ditemukan produk kedaluwarsa, kami kordinasikan dengan pedagang agar tidak diperjualbelikan. Kami juga cek daging-dagingan di pasar tradisional, hasilnya semua masih aman layak konsumsi," terangnya.

Pengecekan aneka jenis makanan ini menyasar Pasar Kota Kendal, sejumlah minimarket, pedagang di rest area jalan tol, dan swalayan Aneka Jaya Kendal.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disdagkop-UKM Kendal, Abdul Aziz menambahkan, pihaknya juga menemukan beberapa kemasan kaleng atau botol makanan dalam keadaan rusak.

Seperti, kaleng roti, minuman penyegar, dan sarden.

Selain itu, petugas juga menemukan beras ketan kemasan tidak memiliki izin edar di sebuah swalayan dan teh kotak kecil kedaluwarsa.

Kata Aziz, hasil temuan diserahkan kepada pengelola minimarket atau swalayan agar tidak dijual kembali.

Dengan harapan, semua produk makanan yang diperjualbelikan di Kendal dalam kondisi bagus dan aman dikonsumsi.

"Temuan ada, tapi tidak banyak. Yang expired hanya satu produk teh kotak kecil, sudah kami tindaklanjuti. Yang lainnya hanya kemasan rusak, sudah ditindaklanjuti juga," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved