Berita Semarang

Dueer, Satu Warga Sumowono Semarang Tewas, Lagi Meracik Obat Petasan, Rencana Dipakai Saat Lebaran

Kejadian bermula saat kedua korban meracik obat mercon di rumah yang beralamat di RT 02 RW 02 Dusun Kalibanger, Desa Lanjan, Kecamatan Sumowono.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV PRADANA
Polisi mengecek lokasi kejadian meledaknya petasan saat diracik di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Kamis (28/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sebuah mercon meledak saat dirakit seorang warga di rumahnya di Desa Lanjan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, pada Rabu (27/4/2022) malam.

Sontak ledakan tersebut membuat geger warga setempat yang mendengarnya.

Setelah ditemui para warga, ditemukan dua penghuni rumah itu terluka akibat ledakan.

Baca juga: 6.000 Kendaraan Pemudik Masuk Semarang, Hasil Pantauan Selama 2 Jam

Baca juga: Mobil Pemudik Nyemplung ke Sungai Depan SPBU Kaligawe Semarang, Dari Jepara Menuju Cilacap

Baca juga: Mbah Salim Pencari Ikan Tewas di Kali Kreo Semarang

Baca juga: Mobil Boks Muat Daging Remuk Hantam Reklame dan Pohon Angsana di Semarang, Saksi Takjub Lihat Sopir

Kedua korban yakni seorang pemilik rumah, Barep Sasmita (21), dan satu temannya, Ismanto (26).

Berdasarkan penuturan Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika, Barep Sasmita mengalami luka parah dan tak tertolong saat menjalani perawatan di RSUD Ambarawa.

Sementara itu, Ismanto mengalami luka bakar dan saat ini tengah menjalani perawatan rumah sakit di Kendal.

“Satu korban meninggal dunia saat dirawat di RSUD Ambarawa dan satu korban mengalami luka dirawat di Kendal,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (28/4/2022).

AKBP Yovan mengatakan, pihaknya kini sudah mensterilkan lokasi peristiwa yang merenggut nyawa tersebut.

Sebagai informasi, kejadian bermula saat kedua korban meracik obat mercon di rumah yang beralamat di RT 02 RW 02 Dusun Kalibanger, Desa Lanjan.

Mercon itu rencananya akan digunakan pada perayaan Idulfitri 1443 H.

“Diduga ada kesalahan dalam pembuatan atau meracik obat mercon tersebut sehingga terjadi ledakan di lokasi kejadian,” terang Kapolres Semarang.

Ia secara tegas mengimbau bahwa para warga Kabupaten Semarang untuk tidak membuat, mengedarkan, menjual ataupun menggunakan petasan sebagai sarana perayaan saat Ramadhan maupun Idulfitri. (*)

Baca juga: 715 Pemudik Turun di Pelabuhan Kendal, Gunakan KMP Kalibodri, Dishub: Gelombang Dua Ini Puncaknya

Baca juga: 5 Keutamaan Membaca Basmalah Bimillahirrahmanirrahim Dalam Kehidupan Sehari-hari

Baca juga: Astra Motor Jateng & AHM Siap Temani Konsumen di Momen Mudik Lebaran 2022

Baca juga: Fakultas Pertanian Unsoed Purwokerto Jalin Kerja Sama dengan DPRD Pemalang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved