Berita Pati
Selamat Bertugas, Bambang Agus Jabat Kepala Disnaker Pati, Ratri Wijayanto Kepala Diskominfo
Dua JPT Pratama dilantik, yaitu Kepala Disnaker Kabupaten Pati Bambang Agus serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pati Ratri Wijayanto.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto melantik serta mengambil sumpah janji sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di Lingkungan Pemkab Pati, Selasa (24/5/2022).
Pelantikan serta sumpah janji di Pendopo Kabupaten Pati tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Jumani, Kepala Inspektorat Pati, Kepala OPD, serta Camat.
Baca juga: Dua Perusahaan Terlibat, Sindikat Mafia Solar Bersubsidi di Pati, Terbesar Sepanjang Tahun Ini
Baca juga: Area Tambak Bandeng Tersapu Rob di Pati, Tanggul Jebol 50 Meter, Warga Merugi Miliaran Rupiah
Baca juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Haryanto Antarkan Kab Pati Raih Opini WTP Ketujuh secara Berturut-turut
Baca juga: Dampak Kebakaran Bangunan Liar Bawah Jembatan Juwana Pati, Jalur Kendaraan Besar Dialihkan
Pada kesempatan kali ini, dua pejabat pimpinan tinggi pratama dilantik, yaitu Kepala Disnaker Kabupaten Pati Bambang Agus serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pati Ratri Wijayanto.
Menurut Haryanto, rotasi dan promosi jabatan itu adalah hal biasa sudah dilakukan, apalagi pada saat ada kekosongan jabatan.
“Jadi kami ucapkan selamat kepada dua Pejabat Tinggi Pratama maupun Camat, juga Administrator."
"Segera bertugas, karena tantangan sangat berat."
'Kalau semakin tinggi jabatannya, tanggungjawabnya semakin berat."
"Bukan semakin ringan,” tegas Haryanto kepada Tribunjateng.com, Selasa (24/5/2022).
Ia menambahkan, saat ini ada beberapa OPD yang memiliki tugas berat ke depannya.
Seperti di Disnaker dan Dinas Kominfo.
Ia menyebut bahwa Disnaker ini biasanya berkaitan dengan upah buruh, kemudian pelatihan, dan lain-lain.
“Oleh karena itu, segera menyesuaikan, segera belajar, dan sekalipun Kominfo ini ada keterkaitan dengan kehumasan untuk publikasi."
"Sehingga yang sudah dirintis, seperti Pati Smart City yang ada tidak hanya sebuah tulisan, tetapi harus benar-benar bisa diimplementasikan,” jelas Bupati.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, tantangan di media sosial terkait keluhan infrastruktur jalan pun juga harus ditanggapi.
Contohnya, pada saat ini adalah menghadapi persoalan infrastruktur, karena persoalan-persoalan yang lain ini hampir diabaikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pelantikan-dua-pejabat-pemkab-pati.jpg)