Berita Kudus

Sertifikat Keterampilan Palsu Universitas Muria Kudus Dijual Seharga Rp 100 Ribu

Sertifikat keterampilan palsu yang membuat ratusan calon wisudawan Universitas Muria Kudus (UMK) Kudus tertunda merupakan praktik lama.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy
dok Humas UMK Kudus
Sejumlah mahasiswa UMK meraih medali emas pembuatan website pembelajaran bahasa inggris bertema local wisdom, tanggal 20 Juni 2021 lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Sertifikat keterampilan palsu yang membuat ratusan calon wisudawan Universitas Muria Kudus (UMK) Kudus tertunda merupakan praktik lama.

Berdasarkan informasi yang beredar, sertifikat keterampilan palsu itu dijual kepada mahasiswa sekitar Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu per sertifikat.

Padahal terdapat tiga sertifikat yang wajib dimiliki calon wisudawan untuk memenuhi syarat wisuda yakni komputer, bahasa dan kewirausahaan.

Menurut Presiden Mahasiswa BEM UMK Kudus, Yulian Dwi Enno mengaku sudah pernah mendengar terkait kabar sertifikat palsu yang dijual sebagai syarat kelulusan.

"Saya dengar-dengar ada yang jual, tapi harganya beda. Ada yang bilang Rp 100 ribu, ada yang bilang Rp 150 ribu," ujar mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2020, saat dihubungi Tribun Jateng, Rabu (25/5/2022).

Terkait siapa oknum yang menjual sertifikat keterampilan palsu itu, pihaknya mengaku tak mengetahui.

"Saya kurang tahu itu yang jual dari internal atau dari luar kampus, cuma dengar dari teman-teman saja," ujar dia.

Dia mendukung bila UMK berencana untuk menunda pelaksanaan wisuda agar bisa ditelusuri lebih jauh kebenarannya.

Sehingga harapannya mahasiswa yang lulus dari UMK memiliki standar sama dan tidak ada yang bermain curang.

‎"Terkait penundaan wisuda buat saya bisa menjadi evaluasi bersama dari mahasiswa dan kampus ," ujar dia.

Selain itu, dia juga meminta agar UMK dapat memberikan opsi untuk calon wisudawan yang berkasnya belum lengkap.

"Harapannya pihak kampus memberikan opsi untuk mengikuti keterampilan wajib agar bisa lulus," kata dia. (raf)

Baca juga: Warga Sriwulan Demak Tambal Tanggul yang Jebol Dengan Karung Berisi Tanah

Baca juga: Duh, Ada Mahasiswa UMK Terindikasi Gunakan Sertifikat Keterampilan Palsu, Wisuda Terpaksa Ditunda

Baca juga: Gerak Cepat Distan Kudus Antisipasi PMK Menyebar Luas, 9 Sapi di 3 Desa Sudah Terpapar

Baca juga: 84 Petikemas Ekspor Tertahan di TPKS Pelabuhan Tanjung Emas Karena Banjir Rob

 

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved