Berita Pendidikan

Duh, Ada Mahasiswa UMK Terindikasi Gunakan Sertifikat Keterampilan Palsu, Wisuda Terpaksa Ditunda

Universitas Muria Kudus tetap memberikan solusi terbaik bagi calon wisudawan yang tertunda wisuda yaitu dengan membuka kelas khusus. 

Penulis: raka f pujangga | Editor: deni setiawan
UMK KUDUS
‎Rektor UMK Kudus, Prof Darsono (dua dari kiri) saat menerima kunjungan dari Jakarta beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Terindikasi pemalsuan sertifikat keterampilan, Universitas ‎Muria Kudus (UMK) menunda pelaksanaan wisuda periode semester genap tahun akademik 2021/2022 yang rencananya digelar pada Sabtu (28/5/2022).

‎Rektor UMK Kudus, Prof Darsono menyampaikan, dalam pelaksanaan wisuda periode Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022 pada Mei 2022, ditemukan beberapa calon wisudawan menggunakan dokumen sertifikat keterampilan wajib yang tidak asli‎.

Baca juga: Kantor Imigrasi Semarang Buka Layanan di Kudus Selama Dua Hari‎

Baca juga: Tingkatkan Service Excelence Para Frontliner, BPJS Kesehatan Kudus Ajak BCA Studi Banding

Baca juga: Apresiasi Kudus Festival, Kadin Jadikan Momentum Kebangkitan Ekonomi Kreatif

Baca juga: 8 Kepala Desa Dilantik, Bupati Kudus: Tidak Ada Lagi Aroma Persaingan Politik

"Atas penemuan tersebut, secara otomatis calon wisudawan dianggap belum melengkapi berkas persyaratan wisuda dan ditunda wisudanya‎," kata dia kepada Tribunjateng.com, Rabu (25/5/2022).

Universitas Muria Kudus tetap memberikan solusi terbaik bagi calon wisudawan yang tertunda wisuda yaitu dengan membuka kelas khusus. 

"Sehingga calon wisudawan tersebut tetap memenuhi standar kelulusan dan dapat melengkapi berkas persyaratan wisuda pada periode yang akan datang," kata dia.

Prof Darsono menyampaikan, teknik pelaksanaan kelas khusus akan diatur kemudian oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kegiatan Ketrampilan Wajib.

"Pemberian solusi terbaik tersebut merupakan komitmen dari Universitas Muria Kudus untuk menjaga kualitas manajemen dan standar kelulusan," ujar dia.

Menurutnya, calon wisudawan harus melengkapi berkas persyaratan yang asli untuk dapat mengikuti wisuda.

"Bagi mahasiswa yang belum memenuhi berkas persyaratan, tidak bisa mengikuti wisuda," kata dia.

Di antaranya berkas persyaratan wisuda adalah Sertifikat Keterampilan Wajib yakni Komputer, Bahasa, dan Kewirausahaan.

"Ini yang merupakan program khusus muatan universitas untuk membekali calon lulusan UMK," ujar dia.

Terkait jumlah calon wisudawan yang ditunda, pihaknya belum bisa merinci secara detail karena masih proses investigasi. (*)

Baca juga: Alhamdulillah, Penanganan Kanker Sudah Bisa di RSUD RAA Soewondo Pati, Tak Perlu Lagi ke Semarang

Baca juga: Korban Banjir Rob Sriwulan Demak Krisis Air Bersih

Baca juga: Pemuda Ini Banggakan Purbalingga Ikut Berlayar Arungi Jalur Rempah Nusantara Bersama KRI Dewa Ruci

Baca juga: Saksi Lihat Wajah Siswi SMP Semarang Berdarah Ditendangi Sesama: Mbaknya ga nangis

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved