Berita Karanganyar

Setelah Jabatan Bupati Karanganyar Selesai, Juliyatmono Ingin Jadi Anggota DPR RI

Juliyatmono berniat maju sebagai wakil rakyat mewakili daerah pemilihan IV (Sragen, Karanganyar, Wonogiri).

Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Pengurus DPD Golkar Jateng, Juliyatmono. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono telah memiliki target politik setelah nantinya masa jabatannya sebagai kepala daerah berakhir pada 2023 mendatang.

Juliyatmono berniat melenggang ke Senayan atau menjadi Anggota DPR RI.

Dia berniat maju sebagai wakil rakyat mewakili daerah pemilihan IV (Sragen, Karanganyar, Wonogiri).

Pria yang juga menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD I Golkar Jateng ini sudah mengkampanyekan dirinya, di acara halal bi halal Partai Golkar di kantor DPD II Partai Golkar Karanganyar, Jum'at (27/5/2022).

"Kalau ada namanya Juliyatmono (di surat suara pemilu DPR RI), coblosen, di Dapil Wonogiri, Sragen, Karanganyar, saya sudah nyicil (memulai) di Sragen dan Karanganyar, tinggal Wonogiri," kata Juliyatmono.

Juliyatmono mengatakan hal tersebut di hadapan ratusan kader Golkar Karanganyar dan elite partai Golkar dari dapil IV Jateng. 

Pemilihan serentak DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota serta DPD dan pilpres akan berlangsung pada 14 Februari 2024.

Dia pun mengaku sudah siap memperjuangkan kebutuhan riil di Dapil IV.

"Dengan saya bisa menjabat anggota DPR RI, katanya, secara otomatis saya bisa ikut menyusun anggaran pemerintah," ujar Juliyatmono.

Bila berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI, Juliyatmono berniat masuk dalam Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Pria yang akan mengakhiri masa jabatan Bupati Karanganyar pada November 2023 ini beralasan agar Kabupaten Karanganyar bisa mendapatkan anggaran yang dibutuhkan.

"Karanganyar bisa diberi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan lebih baik, oleh karena itu, jika terpilih, saya masuk anggota Banggar DPR RI," kata Juliyatmono.

Juliyatmono meyakini niatnya maju ke Senayan sudah diketahui DPP Partai Golkar

Bahkan dia tak ragu dan siap memenangkan calon presiden yang diusung parpolnya, yakni ketua umum Golkar Airlangga Hartarto.

"Berdasarkan Munas Golkar, mengusung Airlangga Hartarto pada Pilpres. Untuk bisa mengusung calon, harus memenuhi syarat pencalonan 20 persen (presidential threshold) yang berarti yang lolos hanya PDIP, sedangkan PDIP menggadang-gadang (capres) Puan Maharani, " ujar Juliyatmono.

"Kini, Golkar sedang menjajaki kerja sama PAN dengan PPP, dengan (koalisi) bisa mencapai 23 persen," pungkasnya Juliyatmono.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Usai Mengabdi di Karanganyar, Juliyatmono Ingin Melenggang ke Senayan dan Masuk Banggar DPR RI

Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved