Berita Salatiga
Program Minyak Goreng Curah Berakhir Hari ini, Leni: Tidak Berpengaruh yang Penting Stok Ada Terus
Minyak goreng curah akan berakhir pada hari ini, Selasa (31/5/2022) pukul 23.59 WIB.
Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Minyak goreng curah akan berakhir pada hari ini, Selasa (31/5/2022) pukul 23.59 WIB.
Agen minyak goreng curah, Leni mengatakan bahwa ia pernah menjual minyak goreng curah seharga Rp. 18.000 per kilogram.
“Saat ini saya menjual minyak goreng curah dengan harga Rp. 15.500 per kilogram,” kata Leni kepada Tribunjateng.com, Selasa (31/5/2022).
“Sebelumnya itu saya sempat menjual minyak goreng curah dengan harga Rp. 13.750 per kilogram, tetapi dulu saya juga pernah menjual dengan harga Rp. 18.000 per kilogram,” tambahnya.
Stok minyak goreng yang Leni jual saat ini melimpah.
“Untuk stok aman tidak ada kendala seperti kelangkaan,” ungkapnya.
Pihaknya sudah tidak membatasi penjualan minyak goreng curah.
“Bebas, kalau tidak bebas nanti kasihan pada pembeli kalau mau goreng-goreng jika minyaknya sedikit,” paparnya.
Ia dalam sehari dapat menjual minyak goreng curah sebanyak satu ton.
“Biasanya rata-rata setiap orang membeli satu atau dua jerigen,” ujarnya.
“Dalam sehari saya bisa menjual minyak goreng curah sebanyak sepuluh ton, tergantung dari sananya yang ngirim berapa dan pasti terjual semua,” tambahnya.
Program minyak goreng curah subsidi akan berakhir hari ini, walaupun begitu Leni mengaku tidak ada pengaruhnya yang penting tidak dipersulit.
“Walaupun minyak goreng curah subsidi dihapus, yang penting stoknya ada dan tidak dipersulit,” paparnya.
“Tidak ada pengaruhnya bagi para pedagang dan para pembeli,” tambahnya.
Sementara itu, perajin tahu, Ahmad Suhadi mengaku bahwa ia belum mendengar minyak goreng subsidi akan dihapus.