Berita Pendidikan
Dr Sri Suciati Dilantik Jadi Rektor UPGRIS, Satu-satunya Rektor Perempuan di Semarang
Dr Suci tidak memerlukan transisi kepemimpinan dan melanjutkan program yang telah tercapai agar menjadikan UPGRIS lebih baik.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dr Sri Suciati resmi dilantik sebagai Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) pada Selasa (31/5/2022).
Dr Suci melanjutkan kepemimpinan Dr Muhdi yang telah memimpin UPGRIS selama 13 tahun.
Pada periode sebelumnya, Dr Suci menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik UPGRIS.
Baca juga: Kasus PMK di Kab Semarang Melonjak Hingga Menjangkiti 494 Hewan Ternak, Bupati Ngesti Bentuk Satgas
Baca juga: Tenaga Kontrak Selesai 2023, Bagaimana Nasib 7.000 Non ASN Pemkot Semarang?
Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah di Semarang Naik, Terkendala Banjir Rob
Baca juga: Gimana Nih, Belasan Tiang Listrik Berdiri di Tengah Jalan Tanggulsari Semarang
Pelantikan dan serah-terima jabatan Rektor berlangsung di Gedung Utama UPGRIS Lantai 7 Jalan Sidodadi Timur Nomor 24 Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.
Seusai pelantikan, Dr Suci yang merupakan dosen Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia UPGRIS menyatakan siap melaksanakan visi dan misi UPGRIS.
"Visi dan misi yang sudah kami paparkan sebagai calon Rektor."
"Seperti akreditasi unggul UPGRIS dan untuk bisa mencapai hal tersebut, kami memiliki program percepatan profesor, akreditasi internasional untuk program studi, dan konsistensi peningkatan penelitian dan pengabdian masyarakat," urainya.
Dia menambahkan, selain visi dan misi sebagai Rektor UPGRIS, harapannya para lulusan UPGRIS harus memiliki daya saing global dan pihaknya akan mengadaptasi kurikulum global.
Pihaknya saat ini telah memiliki sejumlah perguruan tinggi di luar negeri.
Pada kesempatan yang sama, Dr Muhdi meminta agar Dr Suci bisa segera gaspol melaksanakan visi dan misinya dan mendukung penuh kepemimpinan UPGRIS pada periode 2022-2026.
"Saya dan seluruh kawan-kawan mendukung penuh sejak proses pemilihan sebagai calon tunggal Rektor UPGRIS dan inilah calon yang cocok dan terbaik," ujarnya.
Dr Muhdi yang telah bekerja sama dengan Dr Suci selama 8 tahun meyakini kemampuan yang dimiliki penerusnya tersebut.
Ia berharap dengan tanggung jawab baru dan dukungan yang dimiliki, Dr Suci tidak memerlukan transisi kepemimpinan dan melanjutkan program yang telah tercapai agar menjadikan UPGRIS lebih baik.
Ia pun meminta Dr Suci untuk melakukan transformasi dan adaptasi di masa disrupsi saat ini.
Dr Suci menjadi satu-satunya Rektor perempuan di Semarang.
