Berita Pendidikan

Mahasiswa Undip Raih Medali Perak di World Young Inventors Berkat Anti Septik dari Kulit Kacang

Penemuan antispetik dari kulit kacang tanah oleh mahasiswa Universitas Diponegoro diganjar medali perak di ajang World Young Inventors

Penulis: amanda rizqyana | Editor: rival al manaf
Dokumentasi FPP Undip
Mahasiswa Agroekoteknologi Fakultas Peternakan dan Perikanan (FPP) Universitas Diponegoro (Undip) terpilih sebagai inventor antiseptik berbahan limbah kacang tanah di ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2022 Kuala Lumpur Malaysia pada Minggu (30/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penemuan antispetik dari kulit kacang tanah oleh mahasiswa Universitas Diponegoro diganjar medali perak di ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2022.

Para mahasiswa itu adalah Zullaekah dari Bidang Agroekoteknologi, Idhiyani Murounaky dari Fisika, Lutfi Lubihanto dari Teknik Kimia, Nova Elisa dari lmu Komunikasi, dan Berlian Harry Saputra dari Matematika Undip.

Pemberian penghargaan World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2022  itu dilakukan di Kuala Lumpur Malaysia pada Minggu (30/5/2022).

Gelaran tersebut rutin dilakukan dan berhasil mengumpulkan para penemu sedunia, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, peneliti dan praktisi.

Baca juga: KPK Gelar OTT di Yogyakarta, Novel Baswedan: Jangan Lupa Kasus Besar yang Belum Dituntaskan!

Baca juga: Soal Dugaan Penyelewengan BOP Pesantren, Menag: Biarlah Orang Lain yang Pesta Saya yang Cuci Piring

Baca juga: Cinta Segitiga Polisi Samarinda Bripda IN, Akan Menikahi Gadis, Janda yang Dinikahi Siri Berontak

Kepada Tribun Jateng, mereka menjelaskan awal penelitiannya hingga menemukan antispetik dari kulit kacang tanah tersebut.

Semuanya berawal dari pandemi Covid-19 yang memaksa masyarakat untuk menjalani gaya hidup baru yang meliputi tindakan menjaga kebersihan dan kesehatan diri, satu di antaranya cuci tangan.

Hand sanitizer merupakan produk yang paling praktis untuk memudahkan dalam membersihkan tangan, namun biasanya terbuat dari alkohol yang dapat menyebabkan iritasi.

Perlu adanya bahan alternatif yang aman bagi kulit yaitu asap cair dari kulit kacang tanah karena mengandung senyawa fenolik, karbonil, dan asam yang dapat berperan sebagai antimikroba dan antioksidan.

Di satu sisi, limbah kulit kacang tanah cukup melimpah.

Bermula dari permasalahan tersebut kelima mahasiswa itu mendapat bimbingan dari Dr T Ir. Indro Sumantri, M.Eng., dan berhasil menemukan antiseptik ramah lingkungan dari limbah kulit kacang tanah menggunakan metode pirolisis.

Penelitian yang telah dilakukan tersebut bertujuan untuk menguji efektivitas asap cair kulit kacang tanah terhadap pertumbuhan bakteri pada tangan.

Zullaekah selaku ketua tim memaparkan bahwa, asap cair dari kulit kacang tanah dibuat dengan metode pirolisis, sedangkan pemurnian dilakukan dengan arang aktif.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair kulit kacang tanah memiliki aktivitas sebagai antiseptik, dibuktikan dengan penurunan jumlah koloni bakteri yang tumbuh jika dibandingkan dengan kontrol negatif (aquadest)," ungkapnya pada tribunjateng.com.

Oleh karena itu, asap cair dari kulit kacang tanah berpotensi untuk digunakan sebagai agen antibakteri pada hand sanitizer.

Baca juga: 14 Arti Mimpi Buku, Bisa Jadi Pertanda Anda Butuh Kedamaian

Baca juga: Setahun Beraksi Belum Ditangkap Polisi, Pencuri di Lampung Justru Menyerahkan Diri, Mengaku Lelah

Baca juga: Pemain AC Milan yang Harus Jadi Tumbal Jika Ingin Boyong Anak Kesayangan Jose Mourinho di AS Roma

Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip, Prof. Dr. Ir. Bambang W.H.E.P., M.S., M.Agr., IPU,  mengungkapkan bahwa FPP saat ini masuk dalam perangkingan dunia versi QS dan THE karena adanya aktivitas dosen dan mahasiswa berskala internasional, baik riset, pendidikan, maupun pengabdian pada masyarakat.

"FPP Undip berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan student mobility pada skala internasional," ungkapnya.

Ia menambahkan, selain kegiatan kompetisi, FPP Undip secara rutin mengirim mahasiswa mengikuti exchange di luar negeri, di antaranya Amerika, Taiwan, Jepang dan Tiongkok.(arh)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved