Berita Karanganyar
Petani Bunga di Karanganyar Sumringah, Laris Manis Terjual Pasca Lebaran, Lagi Musim Pernikahan
Adanya pelonggaran kegiatan masyarakat turut berdampak dengan pengajuan pernikahan pasca Lebaran tahun ini.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Petani bunga asal Dusun Selorejo, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Marsono sumringah seiring meningkatnya permintaan selama musim nikah.
Puluhan jenis bunga beragam warna ditanam oleh Marsono di lahan seluas 2.000 meter persegi dekat rumahnya.
Mulai dari gerbera, krisan, pikok, panca warna, lyli, dan lainnya.
Baca juga: Ini Jadwal Tes Swab PCR Bagi Jamaah Calon Haji Asal Karanganyar, Dilakukan di Puskesmas Terdekat
Baca juga: KPU Minta Bantuan Polres Karanganyar, Backup Tahapan Pemilu 2024, AKBP Danang Kuswoyo: Kami Siap
Baca juga: Begini Cara Polisi Halau Konvoi Kelulusan SMK di Karanganyar, Mayoritas Menuju Tawangmangu
Baca juga: Petani di Karanganyar Dapat Pendampingan Program FO4A, Berlangsung Selama Tiga Tahun
Bunga miliknya laris manis diburu para pengusaha jasa dekorasi pernikahan pasca Lebaran.
Marsono menyampaikan, peningkatan permintaan bunga untuk dekorasi pernikahan terjadi setelah Lebaran.
Biasanya permintaan akan mengalami peningkatan kembali bertepatan momentum setelah Iduladha.
"Setelah Lebaran sampai saat ini sekira 1.000 ikat bunga (berbagai jenis) sudah terjual," katanya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (4/6/2022).
Sentra Bunga Sekar Lawu Karanganyar milik Marsono memang kerap menjadi jujukan para pengusaha dekorasi pernikahan.
Tidak hanya dari Kabupaten Karanganyar, tetapi juga ada dari Kabupaten Sragen bahkan Magetan Jawa Timur.
Dia menuturkan, saat ini stok bunga miliknya telah menipis karena memasuki masa tanam.
Lanjutnya, tanaman akan mulai berbunga kembali pada bulan depan.
Adapun harga berbagai jenis bunga di sentra bunga Sekar Lawu berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu per ikat.
Sementara itu Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso mengatakan, adanya pelonggaran kegiatan masyarakat turut berdampak dengan pengajuan pernikahan pasca Lebaran tahun ini.
"Beda dengan tahun lalu yang masih ada pembatasan kegiatan."
"Tahun ini lumayan longgar," terangnya. (*)
Baca juga: Wapres Maruf Amin Kenang Masa Muda Jadi Santri saat Kunjungi Ponpes Tebuireng
Baca juga: Menag Sampaikan 5 Pesan untuk 2.776 Jemaah Haji yang Berangkat ke Tanah Suci
Baca juga: Bejo Subandrio Warga Muktiharjo Kidul Ditemukan Tewas di depan Pasar Dargo Semarang
Baca juga: Jokowi Bantah Pemerintah Pusat Tidak Dukung Formula E di Jakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petani-bunga-ngargoyoso-karanganyar.jpg)