Berita Pekalongan

Innalillahi, Pekerja Pabrik Gula Sragi Pekalongan Tewas, Tersengat Listrik Saat Pasang Lampu

Rabu (8/6/2022) sekira pukul 07.30 saat korban menyambung kabel, tersengat aliran listrik hingga terjatuh dan meninggal dunia.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
POLRES PEKALONGAN
Anggota Satreskrim Polres Pekalongan dan Polsek Sragi melakukan olah TKP orang tersengat listrik di Pabrik Gula Sragi, Kabupaten Pekalongan, Rabu (8/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Seorang pekerja di Pabrik Gula Sragi bernama Slamet Sholeh (49), warga Desa Tegalsuruh, RT 02 RW 01, Sragi, Kabupaten Pekalongan, tersengat listrik di areal timbangan tebu.

Korban tersengat listrik saat hendak menyambung kabel.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sragi 1, namun nyawanya tak tertolong.

Peristiwa terjadi pada Rabu (8/6/2022) sekira pukul 07.30.

Baca juga: Kedua Pelajar Ini Ditangkap, Lagi Pacaran di Belakang Ruang Kepala BKPSDM Kabupaten Pekalongan

Baca juga: Pemkab Pekalongan Terus Lakukan Upaya Turunkan Angka Stunting

Baca juga: 58 Warga di Kabupaten Pekalongan Dapat Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni

Baca juga: Ketua TP PKK Kota Pekalongan : Kecantikan Jangan Dilihat dari Fisik, Harus Ditumbuhkan dalam Diri

Kasi Humas Polres Pekalongan, Ipda Heru saat dihubungi Tribunjateng.com, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kronologinya, korban dan pekerja lain tiba di lokasi pukul 07.00."

"Mereka memulai pekerjaan dengan memasang lampu di ruang operator timbangan tebu."

"Korban, saat itu sedang di atas untuk memasang kabel di ruang operator timbangan tebu."

"Kemudian sekira pukul 07.30 saat korban menyambung kabel, tersengat aliran listrik hingga terjatuh," kata Ipda Heru kepada Tribunjateng.com, Rabu (8/6/2022).

Korban sempat berteriak meminta tolong.

Ketika pekerja lain menghampiri, korban sudah tidak sadarkan diri.

Rekan-rekannya lalu menurunkan korban dari atas untuk mereka larikan ke Puskesmas terdekat.

"Keterangan dari dr Isti Sulistyana di Puskesmas Sragi I, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," imbuhnya.

Selanjutnya, korban langsung dibawa ke rumah duka.

Sementara polisi saat itu juga melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah," tambahnya. (*)

Baca juga: Polres Pati Bangun Gedung Prototipe BPKB, Gunakan Anggaran DIPA Polri Rp 16.9 Miliar

Baca juga: Peternak Dilarang Jual Hewan Kurban di Tepian Jalanan Karanganyar, Transaksi Langsung di Kandang

Baca juga: Silpa APBD Kendal Capai Rp 415,8 Miliar, Dico: Kami Maksimalkan di Anggaran Perubahan Tahun Ini

Baca juga: Penyemprotan Disinfektan Kandang Komunal Makin Dintensifkan, Jelang Iduladha di Karanganyar

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved