Berita Kendal

Charlie Hospital Kendal Gandeng 3 Destinasi Wisata, Padukan Ilmu Kedokteran dengan Piknik

Program itu bertujuan untuk memadukan ilmu kedokteran dengan dunia wisata. Sasaran program tersebut adalah lansia hingga kalangan anak muda.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Ketua Perhimpunan Kedokteran Wisata Indonesia (Perkedwi) Jawa Tengah, Ivo Dwi Kristiani (pakai jilbab) memberikan penghargaan kepada Charlie Hospital atas program inovasi health tourism, Minggu (12/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Charlie Hospital Kendal menggagas program inovasi bernama Charlie Wellness Center.

Program itu bertujuan untuk memadukan ilmu kedokteran dengan dunia wisata. Sasaran program tersebut adalah lansia hingga kalangan anak muda.

Direktur Charlie Hospital Kendal, Muhammad Riza Setiawan mengatakan, Wallness Center adalah layanan baru yang didedikasikan kepada semua pasien agar terlayani secara komprehensif.

Artinya, pelayanan tidak hanya menyasar penyakit fisik saja namun juga mental dan spiritual pasien.

Sedangkan para ibu hamil nantinya akan mendapatakan pelayanan tambahan, seperti medical checkup, baby SPA, massage, dan yoga.

Program untuk geriatri atau lanjut usia dimulai dari general checkup, layanan dokter spesialis penyakit dalam, layanan healing di tempat wisata, senam kebugaran, dan beberapa program lainnya.

"Kami sudah gandeng 3 destinasi wisata yang ada di sekitar. Promas Greenland untuk hidroterapi dengan menggunakan air belerang, hutan pinus Gonoharjo, dan Sekatul," terangnya, Minggu (12/6).

Menurutnya, program inovasi ini baru dilaunching dalam beberapa hari. Pihaknya juga bekerja sama dengan Jakarta Clinic-Asia Stem Cell Center dan laboratorium riset Stem Cell Universitas Airlangga.

"Wellness Center ini adalah layanan pendukung satu pengobatan. Sehingga akan membuat pasien lebih nyaman. Kami juga bakal sediakan program khusus karyawan untuk meningkatkan kinerja masing-masing," ucapnya.

Owner Charlie Hospital, Junianto menambahkan, Rumah Sakit Charlie dikonsep sebagai health tourism. Pihaknya ingin mendekatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat, di mana rumah sakit mewah tidak selalu identik mahal. Namun, bisa diakses semua kalangan masyarakat.

"Tekad saya, bagaimana membawa dan menyediakan pelayanan kesehatan yang semakin terjangkau oleh semua orang. Komitmen kami akan kembangkan RS ini secara profesional dan melayani dengan setulus hati. Semua akan kita mudahkan, mulai dari pendaftaran hingga proses pengobatan," tegasnya. (sam/TRIBUN JATENG CETAK)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved