Berita Kendal

Puluhan Karya Siswa SDN Sarirejo Kendal Dipamerkan

Puluhan karya siswa SD Negeri 1 Sarirejo Kendal dipamerkan kepada khalayak umum.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
Dok. Disdikbud
Puluhan karya siswa kelas 1-6 Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal dipamerkan, Rabu (15/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Puluhan karya siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal dipamerkan kepada khalayak umum.

Meliputi, bunga hias, vas bunga, lukisan, miniatur pesawat, miniatur rumah, wayang, hiasan dinding, dan beberapa karya lain yang dihasilkan siswa kelas 1-6.

Karya-karya tersebut diperlihatk

Puluhan karya siswa kelas 1-6 Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal dipamerkan, Rabu (15/6/2022).
Puluhan karya siswa kelas 1-6 Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal dipamerkan, Rabu (15/6/2022). (Dok. Disdikbud)

an oleh pihak SDN 1 Sarirejo dalam rangka Ekspo Project Profil Pelajar Pancasila, Rabu (15/6/2022) di halaman sekolah.

Nantinya, karya-karya yang dihasilkan pelajar SD ini diharapkan bisa menjadi percontohan sekolah lain dalam mengembangkan bakat dan minat siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, sekolah tidak hanya tempat belajar saja, namun juga tempat merangsang siswa untuk menumbuhkembangkan bakat, minat dan potensi yang dimiliki.

Kata dia, pendidikan bukan lah tanggungjawab pemerintah saja, juga tanggungjawab semua pihak, termasuk orangtua.

Tenaga pendidik dan orangtua saling berkolaborasi dalam melihat dan mengembangkan bakat dan potensi anak didik. 

"Keluarga tempat belajar yang utama, karena sejatinya anak-anak memiliki minat bakat yang berbeda. Sekolah hanya tempat merangsang, menumbuhkembangkan bakat dan minat anak-anak. Contohnya melalui karya-karya," terangnya usai melihat karya siswa SDN 1 Sarirejo.

Dikatakan Wahyu, ekspo ini dilaksanakan di akhir tahun ajaran untuk memberikan wadah para siswa dalam menunjukan hasil karyanya.

Di mana program sekolah penggerak dan profil pancasila dikolaborasikan dengan program Among Siswa untuk mengembangkan potensi, bakat dan minat anak didik. 

"Sekarang sudah ada 78 sekolah penggerak di Kabupaten Kendal. Dan sudah menjadi rujukan studi banding sekolah lain, di antaranya dari Kalimantan dan Jawa Timur," tuturnya. 

Kepala SD Negeri 1 Sarirejo, Jumini mengatakan, karya siswa yang ditampilkan ini merupakan bimbingan dari guru sesuai potensi siswa masing-masing.

Karya terbaik dari kelas 1 sampai 6 dipamerkan, selanjutnya tenaga pendidik fokus untuk peningkatan kemampuan dan menggali potensi siswa.

"Hasil karya siswa ini beraneka macam, mulai dari menggunakan bahan daur ulang, hingga kerajinan tangan yang dibuat dengan memanfaatkan bahan sederhana. Siswa juga menunjukan potensi dan bakatnya dalam pentas seni," kata Jumini. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved