Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Satu Tahun Kepemimpinan, Ini Kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Wabup Riswadi genap setahun memimpin Kota Santri.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meninjau lomba cerdas cermat di SMPN 1 Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Wakil Bupati Pekalongan Riswadi genap satu tahun memimpin Kota Santri.

Fadia Arafiq dan Riswadi dilantik menjadi Bupati Pekalongan dan Wakil Bupati Pekalongan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, periode 2021-2026 di Semarang, Minggu (27/6/2021).

Dalam perjalanannya, pihaknya

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meninjau lomba cerdas cermat di SMPN 1 Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meninjau lomba cerdas cermat di SMPN 1 Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

bersama wakilnya berupaya menyelesaikan fokus permasalahan di Kabupaten Pekalongan, di antaranya infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

"Kaitannya dengan refleksi dengan satu tahun kepemimpinan, data bersama pak Riswadi akan menyelesaikan permasalahan di Kabupaten Pekalongan, seperti, perbaikan jalan, kesehatan, dan pendidikan," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kepada Tribunjateng.com, Senin (20/6/2022).

Menurutnya, pekerjaan rumah Kabupaten Pekalongan itu yaitu infrastruktur jalan. Masih banyak di Kota Santri banyak yang rusak.

Fadia juga berjanji akan segera memperbaiki jalan yang rusak, namun pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bersabar.

"Saya meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Karena jalan di Pekalongan ini banyak sekali yang rusak, jadi tidak mungkin serentak untuk perbaikannya. Dengan uang yang ada harus saya bagi-bagi."

"Jadi masyarakat diminta untuk sabar terlebih dahulu. Kalau itu selagi jalan milik Kabupaten Pekalongan, saya siap bertanggung jawab untuk memperbaiki dan selagi ada uangnya, segera saya kerjakan," ujarnya.

Pelantun lagu dangdut Cik Cik Bum Bum tersebut, mengungkapkan di dalam visi misi Fadia-Riswadi (DADI) ada tiga program unggulan yaitu pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan.

Banyaknya pekerjaan rumah, pada aspek infrastruktur tersebut menjadi titik beratkan. Pihaknya berusaha terus menaikkan pengganggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan.

"Alhamdulillah, untuk kesehatan gratis sudah hampir 10.000 masyarakat sudah memanfaatkan program berobat gratis hanya menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP)."

"Dari yang melahirkan hingga yang dirawat. Penunggu orang sakit juga kami berikan subsidi untuk mereka. Diinfrastruktur tahun 2021 sudah dianggarkan Rp 55,6 miliar, tahun 2022 sebesar Rp 138,3 miliar, dan tahun 2023 akan terus ditingkatkan," imbuhnya.

Kemudian untuk pendidikan, pakaian seragam sekolah untuk pelajar yang tidak mampu sudah disiapkan.

"Dan semua program tersebut sudah berjalan dengan baik, tinggal kita perbaiki lagi," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved