Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Satu Tahun Kepemimpinan, Ini Kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Wabup Riswadi genap setahun memimpin Kota Santri.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat meninjau lomba cerdas cermat di SMPN 1 Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

Pihaknya berharap, di satu tahun kepemimpinannya progam yang belum terlaksana, semoga terlaksana semua.

"Kendala-kendala apa dan program-program akan saya perbaiki, dan saya akan memberikan apapun terabaik untuk Kabupaten Pekalongan," tambahnya.

Sementara itu, Plt Kadindik Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto mengatakan, progam sekolah gratis saat ini progres masih berjalan.

"Kebijakan tahun ini masih bisa sampai SD, SMP yang negeri. Kita belum bisa sampai ke yang SMA, SMP swasta," katanya.

Memang, pelaksanaan visi misi bupati dan wakil bupati Pekalongan yang utama yaitu melaksanakan sekolah gratis.

"Sekolah gratis sudah berjalan, bahkan warga yang miskin atau kurang mampu diutamakan dan diprioritaskan mendapatkan program gratis ini," imbuhnya.

Kemudian, untuk mendukung sekolah gratis ini bupati menganggarkan siswa yang tidak mampu dengan bantuan seragam, untuk peserta didik yang baru bagi yang kurang mampu dan ini gratis.

"Anggaran seragam sekolah sekitar Rp 2,7 miliar untuk SD dan SMP. Bantuan seragam ini jadi diserahkan ke sekolah. Anggaran baju gratis ini, akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru ini," ucapnya.

Menurutnya, kebijakan anggaran untuk membantu anak yang tidak mampu untuk seragam SD dan SMP itu ada 14.772 siswa. Selain itu, pihaknya juga mempunyai program kudu sekolah, ini untuk menunjang agar anak-anak yang tidak sekolah.

Edy menjelaskan, aplikasi kudu sekolah merupakan salah satu bentuk inovasi Kabupaten Pekalongan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan semua anak usia sekolah di Kabupaten Pekalongan.

"Aplikasi kudu sekolah merupakan inovasi pelayanan publik dari Pemkab Pekalongan, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan semua anak usia sekolah di Kabupaten Pekalongan dapat mengenyam pendidikan sebaik mungkin," jelasnya.

Selanjutnya, untuk program prioritas di bidang kesehatan seperti yang sudah disampaikan Bupati, itu adalah program bantuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwiantoro mengatakan, program bantuan kesehatan itu tertuang dalam Perbup nomor 68 tahun 2021. Program ini berlaku di tiga rumah sakit milik Pemkab Pekalongan yang untuk rujukan.

"Di fasilitas kesehatan lain juga berlaku, yakni di semua puskesmas. Hanya dengan cukup menunjukan KTP. Program ini khusus untuk warga Kabuapaten Pekalongab," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwiantoro.

Menurutnya, keuntungan masyarakat dengan adanya program ini yakni, mudah dalam urusan administrasi karena hanya dengan KTP.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved