Dongeng Sebelum Tidur: Kakek dan Ikan Mas Ajaib
Dahulu, hiduplah sepasang kakek dan nenek yang sangat miskin. Mata pencaharian si kakek adalah sebagai pencari ikan di laut.
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
Sesampainya di rumah, nenek menanyakan hasil tangkapan si kakek.
“Hari ini aku hanya mendapatkan satu ekor ikan emas, dan itupun sudah aku lepas kembali.
Aku yakin itu adalah ikan ajaib, karena dia bisa berbicara. Katanya dia akan memberiku imbalan jika mau melepaskannya.” Cerita si kakek.
“Lalu apa yang kau minta.” Tanya si nenek
“Tidak ada.”
Oh, alangkah bodohnya!” Seru nenek.” Setidaknya kau bisa meminta roti untuk kita makan. Pergilah dan minta padanya!”
Maka dengan segan si kakek kembali ke tepi pantai dan berseru.”Wahai ikan emas ajaib, datanglah kemari. Kabulkan permintaan kami.”
Tiba-tiba si ikan emas muncul di permukaan laut.” Apa yang kau inginkan kek? Katanya.
“Istriku marah padaku, berikan aku roti untuk makan malam, maka dia akan memaafkanku.” Pinta si kakek.
“Pulanglah! Aku telah mengirimkan roti yang banyak ke rumahmu.” Jawab ikan emas ajaib.
Maka pulanglah si kakek dengan senang hati.
Setibanya di rumah, didapatinya meja makan telah penuh dengan roti.
Namun ternyata istrinya masih tampak marah kepadanya.
”Kita telah punya banyak roti, tapi meja makan kita telah reot.
Pergilah ke laut dan minta agar ikan sakti itu memberikan kita rumah yang baru beserta isinya.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Dongeng-Pak-Tani.jpg)