Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Segala Kebobrokan PT Bhimasena Power Indonesia Dibongkar Warga eks Penghuni Lahan PLTU Batang

Warga eks pemilik lahan PLTU Batang membeberkan semua kebobrokan PT Bhimasena Power Indonesia soal pembebasan lahan.

Penulis: hermawan Endra | Editor: Daniel Ari Purnomo
hermawan endra
Ratusan masyarakat eks pemilik lahan PLTU Batang dari Desa Ujungnegoro dan Desa Karanggenengg Kecamatan Kandeman, serta Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang mendatangi kantor provinsi Jateng, Kamis (30/6).  

Dalam hal penetapan harga beli lahan milik masyarakat, PT Bhimasena Power Indonesia secara sepihak menetapkan harga sebesar Rp. 100 ribu/m2.

Penetapan harga beli lahan tersebut, disosialisasikan secara terbuka oleh PT Bhimasena Power Indonesia kepada warga pemilik lahan. 

Tidak ada peluang tawar menawar karena harga Rp100 ribu per meter sudah ditetapkan secara final oleh PT BPI.

Bahkan Perusahaan berjanji kepada pemilik lahan bahwa harga beli lahan yang sudah bersifat final tersebut tidak akan mengalami perubahan sampai seluruh lahan yang dibutuhkan terpenuhi. 

Namun secara diam-diam dan menggunakan jasa pihak perantara yang berpengaruh, PT Bhimasena Power Indonesia mengabaikan janji dan komitmennya kepada warga pemilik tahan yang telah dibeli dengan harga Rp. 100 ribu/m2. 

Sebagian lahan dibeli dengan harga Rp. 400 ribu/m2, dan kepada para pemiliknya diwanti-wanti untuk merahasiakan transaksi dengan harga beli yang empat kali lebih besar dari janji dan komitmen PT Bhimasena Power Indonesia pada saat kegiatan sosialisai. 

"Penuh rekayasa dan manipulatif yang dilakukan oleh PT Bhimasena Power Indonesia dalam transaksi harga beli sebesar Rp. 400 ribu/m2. Dulu kami tidak memiliki bukti dan saksi. Saat ini kami mempunyai bukti dan saksi yang kuat secara hukum, untuk memperjuangkan keadilan, Tuntutan kesetaraan harga beli lahan yang kami ajukan kepada PT Bhimasena Power Indonesia, tidak akan berhenti sampai pada aksi damai kami hari ini," ujarnya. 

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved