Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dukungan untuk Ukraina Terus Mengalir, AS Kirim Lagi Persenjataan Canggih

paket bantuan AS terbaru dilaporkan akan mencakup lebih banyak amunisi untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS).

Editor: Vito
Tribunnews.com/Istimewa
Ilustrasi - Tentara Ukraina kesulitan mengoperasikan sistem persenjataan canggih yang diberikan Barat (Amerika dan sekutunya). 

TRIBUNJATENG.COM, MADRID - Dukungan berbagai negara untuk Ukraina yang tengah dalam situasi perang melawan Rusia terus mengalir, termasuk persenjataan.

Terbaru, Amerika Serikat (AS) akan mengirimkan dua sistem rudal permukaan-ke-udara NASAMS, empat radar kontra-artileri, dan sekitar 150.000 butir amunisi artileri 155 milimeter ke Ukraina, untuk membantu Kyiv bertahan melawan serangan pasukan Rusia.

Pemerintah AS pada Jumat (1/7), menyatakan akan mengirim bantuan senjata tambahan ke Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan terbaru AS, yang diperkirakan berjumlah sekitar 820 juta dollar AS.

Paket bantuan itu diumumkan Presiden AS, Joe Biden pada pertemuan para pemimpin NATO di Madrid, Spanyol.

Melansir dari Aljazeera, paket bantuan tersebut juga dilaporkan akan mencakup lebih banyak amunisi untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS).

Menurut The Associated Press, bantuan tambahan AS itu akan memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk sampai ke Ukraina.

AS berharap, bantuan terbarunya akan meningkatkan kekuatan pasukan Ukraina, di saat Rusia memperkuat serangannya dengan rudal jarak jauh yang telah menghancurkan kota-kota di Ukraina.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu, total bantuan militer AS untuk Ukraina mencapai hampir 7 miliar dollar AS.

"Kami akan mendukung Ukraina selama itu diperlukan," kata Joe Biden pekan ini, pada konferensi pers dalam KTT NATO di Madrid, Spanyol.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan terima kasihnya kepada AS atas bantuan yang telah diberikan untuk negaranya.

“Saya sangat berterima kasih hari ini (Jumat-Red) kepada Amerika Serikat dan kepada Biden secara pribadi atas paket dukungan untuk Ukraina yang diumumkan hari ini, yang mencakup NASAMS yang sangat kuat, sistem rudal anti-pesawat yang secara signifikan akan memperkuat pertahanan udara kami. Kami telah bekerja keras untuk persediaan ini,” ucapnya, Jumat malam.

AS telah menjadi penyumbang terbesar bagi Ukraina, dan negara-negara lain dilaporkan telah meningkatkan jumlah bantuannya untuk membantu Kyiv menghadapi serangan Rusia. Turki telah mempersenjatai Ukraina dengan drone tempur Bayraktar TB2.

Inggris tercatat memberikan bantuan lebih dari setengah miliar dollar AS, termasuk bantuan kendaraan lapis baja, rudal anti-tank, sistem pertahanan udara, roket, dan bahan peledak.

Kanada juga memberikan bantuan kepada Ukraina sebesar 200 juta dollar AS sejak Februari lalu. Ukraina juga menerima bantuan dari negara-negara lain seperti Spanyol, Prancis, Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Denmark, serta negara tetangganya, Polandia dan Slovakia. (Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved