Berita Karanganyar
Pengerjaan Tangga Jalur Pendakian Gunung Lawu dari Cemoro Kandang Libatkan Relawan
Jalur pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Kandang akan dibangun tangga untuk memudahkan pendaki.
Disebutkan pula, bahwa dalam pembangunan nantinya, yang akan aktif menata bebatuan alami di sepanjang jalur adalah relawan dan pegiat sendiri.
"Nanti yang akan merapikan itu teman-teman (relawan dan pegiat) sendiri. Kami hanya membantu memfasilitasi, tapi nanti teman-teman relawan yang melakukan dan terlibat," tambahnya.
Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Disparpora Karanganyar Teguh Haryono menambahkan, pihaknya telah merencanakan pembangunan tangga di sepanjang jalur pendakian Gunung Lawu, Karangayar, Jawa Tengah via Cemara Kandang.
"Insha Allah benar direncanakan segera dibangun," ungkapnya, saat dihubungi oleh Kompas.com, Sabtu (2/7/2022).
Bahkan pihaknya mengaku akan mengadakan rapat koordinasi dengan instansi terkait untuk membahas rencana pembangunan tangga di Gunung Lawu ini pada pekan depan.
"Minggu depan (pekan ini) saya akan rakor dengan instansi terkait untuk menyusun schedule tahapan pembangunan dan perencanaan pembiayaannya," imbuhnya.
Selama ini, jalur pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Kandang sebenarnya sudah memiliki jalan setapak.
Namun, jalan setapak itu sering teraliri air sehingga sulit dibedakan antara jalur manusia dengan jalur aliran air. Alhasil, jalur tersebut berpotensi membuat pendaki tersesat.
Lebih lanjut, Teguh mengatakan bahwa pembangunan tangga di Gunung Lawu bagi pendaki yang melalui Cemoro Kandang itu tidak akan merusak alam di sana.
"Insha Allah tidak (merusak alam) karena pembangunan tidak menebang pohon," ujarnya.
Sebaliknya, pembangunan tangga di Gunung Lawu ini justru bertujuan untuk memperbaiki jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu.
"Kita hanya memperkuat dan memperbaiki jalan rute menuju puncak lawu agar lebih baik dan aman bagi pendaki," kata Teguh.
Pembangunan tangga tersebut juga direncanakan menggunakan bahan alam sehingga tidak menganggu dan merusak tatanan alam yang sudah ada.
"Tangga direncanakan dibangun dengan menata batu-batu alami. Dengan demikian jalan menjadi aman, tidak ada kecelakaan pendaki kepleset atau tersesat karena rute yang jelas dan aman menuju puncak lawu," jelasnya.
Selama ini, puncak Gunung Lawu sudah menjadi tujuan wisata turis lokal hingga mancanegara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wisata-gunung-lawu-karanganyar.jpg)