Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Ukraina Serukan Warganya Segera Mengungsi Agar Tak Jadi Tameng, Bakal Ada Serangan Balik

Ukraina minta warganya mengungsi dari wilayah selatan Kherson yang diduduki Rusia. Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk pada Minggu (10/7/2

Editor: m nur huda
Aris Messinis / AFP
Seorang anak melihat warga yang mengungsi dari kota Irpin, barat laut Kyiv, selama pengeboman dan pengeboman besar-besaran pada 5 Maret 2022, sepuluh hari setelah Rusia melancarkan invasi militer ke Ukraina - Ukraina minta warganya mengungsi dari wilayah selatan Kherson yang diduduki Rusia. 

TRIBUNJATEG.COM, KYIVUkraina minta warganya mengungsi dari wilayah selatan Kherson yang diduduki Rusia.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk pada Minggu (10/7/2022) mengungkapkan, angkatan bersenjata Ukraina sedang mempersiapkan serangan balik di sana, sebagaimana dilansir Reuters.

Ukraina kehilangan kendali atas sebagian besar wilayah Kherson dalam minggu-minggu pertama Invasi Rusia pada 24 Februari.

“Jelas akan ada pertempuran, akan ada penembakan artileri. Dan karena itu, kami mendesak (orang-orang) untuk segera mengungsi,” kata Vereshchuk di televisi nasional.

Baca juga: Inggris Latih Ribuan Pasukan Ukraina di Lokasi Rahasia, Bersiap Hadapi Rusia

Vereshchuk mengatakan, dia tidak bisa mengatakan kapan tepatnya serangan balasan akan terjadi.

“Saya tahu pasti bahwa tidak boleh ada perempuan dan anak-anak di sana, dan mereka tidak boleh menjadi tameng manusia,” sambung Vereshchuk.

Otoritas Kherson yang dipasang oleh Rusia mengatakan, mereka ingin mengadakan referendum untuk memisahkan diri, tetapi mereka belum menetapkan tanggal.

Kremlin mengatakan, masa depan wilayah itu harus ditentukan oleh penduduknya sendiri. Wilayah Kherson sebelum perang memiliki populasi hampir 300.000 jiwa.

Tidak diketahui berapa banyak penduduk di sana yang masih ada. Sementara itu, Gubernur Luhansk Serhiy Haidai mengatakan pada Sabtu (9/7/2022) bahwa pasukan Rusia menciptakan neraka di Ukraina timur.

Dia menuturkan, Rusia telah mengirim 20 serangan artileri, mortir, dan roket di provinsi tersebut semalam.

Selain itu, lanjut Haidai, pasukan Rusia juga menekan ke arah perbatasan provinsi tetangga, Donetsk.

“Kami mencoba menahan formasi bersenjata Rusia di sepanjang garis depan,” tulis Haidai di Telegram, menggambarkan serangan itu sebagai neraka.

Pekan lalu, Rusia merebut kota strategis terakhir di Luhansk, Kota Lysychansk, sebagaimana dilansir Al Jazeera.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ukraina Siapkan Serangan Balik, Penduduk di Wilayah Selatan Diminta Lari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved