Berita Kendal
Janji Disdagkop UKM Kendal Saat Harkopnas: Kami Akan Kembangkan Digitalisasi Koperasi
Disdagkop UKM Kendal bakal mengembangkan digitalisasi koperasi di Kabupaten Kendal guna menunjang kemajuan koperasi dan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Disdagkop UKM Kabupaten Kendal bakal menggarap serius kemajuan koperasi melalui digitalisasi.
Hal itu disampaikan Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay seusai upacara peringatan ke-75 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di Alun-alun Kendal, Selasa (12/7/2022).
Ferinando mengatakan, di Kabupaten Kendal saat ini jumlahnya mencapai sekira 587 koperasi.
Baca juga: Tim Labfor Polda Jateng Terjun Selidiki Kebakaran Swalayan Aneka Jaya Kendal
Baca juga: 107 Anak Ikut Khitan Gratis, Acara Takmir Masjid Agung Kendal
Baca juga: Ini Penyebab Aneka Jaya Kendal Terbakar, Pekerja Asal Semarang Tewas Terpanggang di Lantai 3
Baca juga: Kebakaran di Gedung Aneka Jaya Kendal, Tutik Kaget Dengar Sirine
Tercatat hanya 246 koperasi yang masih aktif hingga 2022, baik yang bergerak di bidang simpan pinjam, koperasi konsumen (konsumsi), produsen (produksi), serba usaha, maupun jasa.
Dia menyampaikan, dalam momentum Hari Koperasi Nasional, Menkop UKM telah memberikan arahan kepada dinas terkait di tingkat daerah.
Pihaknya bakal mengembangkan digitalisasi koperasi di Kabupaten Kendal guna menunjang kemajuan koperasi dan kesejahteraan masyarakat.
"Kami sedang coba digitalisasi koperasi."
"Nantinya, segala hal yang berkaitan dengan koperasi bisa diakses dengan secara online," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (12/7/2022).
Sementara itu, Kajari Kendal, Ronaldwin menyampaikan sambutan dari Menkop UKM pada Hari Koperasi Nasional 2022 dengan tema Transformasi Koperasi untuk Ekonomi Berkelanjutan.
Kajari menerangkan, koperasi dan UKM mendukung penuh pemulihan ekonomi, melalui pendampingan agar bisa memunculkan inovasi-inovasi program.
Satu di antaranya pemberdayaan koperasi di bidang pangan, meliputi bidang pertanian dan nelayan.
Di menyebut, koperasi berperan penting dalam mengembangkan usaha masyarakat.
Utamanya para generasi muda harus dibekali dengan pengalaman dan kemampuan untuk menciptakan ekonomi bisnis yang positif.
Sehingga, kesejahteraan masyarakat meningkat seiring majunya perekonomian daerah.
"Upaya pembinaan dan pengembangan koperasi harus berjalan agar bisa memberikan kesejahteraan bagi anggota koperasi dan masyarakat luas," tuturnya. (*)
Baca juga: DPC Partai Gerindra Kota Semarang: Semoga Ada 4 Kader Perempuan di Kursi Legislatif
Baca juga: Digitalisasi Letter C Melalui Aplikasi Protades, Kecamatan Bonang Demak Jadi Pilot Project
Baca juga: 24 Desa di Jepara Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini, Berikut Jadwal dan Tahapannya
Baca juga: Harga Bawang Merah Mengikuti Cabai Rawit, Rp 80.000 per Kilogram di Pasar Bandarjo Ungaran Semarang