Berita Politik
DPC Partai Gerindra Kota Semarang: Semoga Ada 4 Kader Perempuan di Kursi Legislatif
Setidaknya ada 4 kader perempuan dari 18 calon legislatif (caleg) perempuan dari partainya yang bisa duduk di kursi legislatif Kota Semarang.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Partai Gerindra Kota Semarang mendorong dan memotivasi para kader perempuan yang tergabung dalam Perempuan Indonesia Raya (Pira) bisa mewarnai kancah politik di ibu kota Jawa Tengah.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso menargetkan, setidaknya ada 4 kader perempuan dari 18 calon legislatif (caleg) perempuan dari partainya yang bisa duduk di kursi legislatif.
Guna mendorong partisipasi perempuan, pihaknya sudah mulai membentuk Pira di setiap kecamatan.
Baca juga: Inilah Wajah Maling Tas Penumpang Kereta Api Kaligung Semarang-Pemalang, Orangnya Gesit
Baca juga: Universitas Ivet Semarang Laksanakan Program Tukar Pelajar ke Thailand
Baca juga: Innalillahi! Saryani Tukang Becak Semarang Tewas di Depan Becaknya saat Asyik Minum Es Teh
Baca juga: Harga Bawang Merah Mengikuti Cabai Rawit, Rp 80.000 per Kilogram di Pasar Bandarjo Ungaran Semarang
Dia berharap, Pira bisa dikembangkan hingga tingkat ranting sehingga nantinya segmen perempuan bisa dikelola oleh para caleg perempuan.
"Jumlah pemilih perempuan di Kota Semarang ada 49,8 persen, beda tipis dengan laki-laki."
"Harapannya, caleg perempuan bisa konsen dengan isu-isu perempuan."
"Alhamdulillah, kami punya caleg perempuan di beberapa dapil," sebutnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (12/7/2022).
Ketua Pira Jawa Tengah, Nunung Muchayatun mengatakan, Semarang menjadi barometer partisipasi perempuan di Jawa Tengah.
Jika partisipasinya bagus, daerah lain bisa mengikuti.
Dia berharap, ada 30 persen caleg perempuan dari Pira yang bisa berpartisipasi pada pesta politik mendatang.
"Syukur-syukur bisa imbang dengan laki-laki, tapi yang benar-benar amanah," ucapnya melalui Tribunjateng.com, Selasa (12/7/2022).
Menurutnya, partisipasi perempuan dalam politik semakin maju pesat selama lima tahun ini.
Hal itu tentu tidak lepas dari kepedulian dan tanggungjawab Pira.
Maka, dia mendorong pengurus Pira yang sudah terbentuk dan dilantik segera bergerak melaksanakan program-program untuk mendongkrak partisipasi perempuan.
"Kader dari Pira tentu kami prioritaskan kalau kuat."