Berita Pati

Wabup Safin: Tanggul di Pati Harus Diperkuat untuk Cegah Banjir Bandang Terulang

Wabup Pati sebut tanggul-tanggul yang ada di Kabupaten Pati harus diperkuat.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Istimewa/dok relawan
Personel TNI-Polri bersama masyarakat membuat tanggul darurat untuk menambal tanggul yang jebol di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jumat (17/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengatakan bahwa tanggul-tanggul yang ada di Kabupaten Pati harus diperkuat untuk mencegah kembali terjadinya banjir bandang.

Jumat (15/7/2022) ini, pihaknya sudah mengadakan rapat terkait penanganan banjir bandang.

Tanggul di Kabupaten Pati, lanjut dia, akan dikuatkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana. 

"Kami sudah koordinasi dengan BBWS dan akan kerjasama dengan DPUTR Kabupaten Pati juga," ujar pria yang akrab disapa Safin ini.

Ia menyebut, sementara ini, di lokasi tanggul jebol Desa Bulumanis Kidul sudah dilakukan perbaikan sementara.

Masyarakat dan anggota TNI-Polri bergotong-royong membuat tanggul darurat.

Puluhan personel TNI-Polri dan warga setempat menambal tanggul Sungai Suwatu yang jebol diterjang banjir bandang pada Kamis (14/7/2022) dini hari kemarin.

Tanggul darurat dibuat dengan cara menumpuk karung-karung yang diisi tanah. 

Safin mengatakan, bencana banjir bandang yang terjadi kemarin merupakan pelajaran agar tanggul-tanggul di Kabupaten Pati dipelihara dan dikuatkan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. 

"Ini PR kita untuk memelihara tanggul-tanggul yang banyak di Kabupaten Pati," kata dia. 

Sementara itu, untuk penanganan korban bencana, terutama yang rumahnya rusak akibat banjir bandang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). 

Safin menambahkan, peristiwa banjir bandang di wilayah Kecamatan Margoyoso kemarin menyebabkan puluhan rumah warga rusak.

Kerusakan terparah berada di Desa Bulumanis Kidul dan Tunjungrejo.

Total rumah yang rusak di dua desa ini yakni 30 rumah. Jumlah ini bertambah dari kalkulasi yang disampaikan sehari sebelumnya, yakni 25 rumah.

Dari jumlah 30 rumah tersebut, 14 di antaranya hanyut tak bersisa.

"Total kerugian belum kami hitung. Di Bulumanis Kidul ini ada 13 rumah yang terdampak, yang paling parah ada tujuh, yang langsung hilang. Di Tunjungrejo ada 17 tujuh belas, yang 7 juga rumahnya rata. Yang lainnya separuh rusak dan sebagian rusak sedikit," tutur dia.

Untuk diketahui, sebelumnya, pada Kamis (14/7/2022), Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa jumlah rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Bulumanis Kidul ialah 13 dan di Desa Tunjungrejo 12 rumah.

Namun, berdasarkan kalkulasi terbaru, jumlah rumah di Desa Tunjungrejo yang rusak ialah 17. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved