Wawancara Khusus

UKM Kampus dan Karangtaruna Kolaborasi Bersama BNNP (2-Habis)

perlu ada edukasi baik di bidang kesehatan maupun bidang hukum termasuk upaya pencegahan, pemberantasan, pengendalian, ini harus dilakukan bersama

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rustam aji
tribun jateng
Kepala BNN Jateng Brigjen Pol Purwo Cahyoko, Budi Santosa selaku Wakil Rektor I Unimus, Danie Budi Tjahyono selaku Ketua Karang Taruna Jawa Tengah, dan host foto bersama seusai acara Tribun Forum. 

TRIBUNJATENG.COM - PERBINCANGAN pada acara Tribun Forum dalam rangka Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) makin menarik.

Setelah Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Purwo Cahyoko memaparkan capaian 2021 dan program 2022, narasumber Wakil Rektor I Unimus DR Budi Santosa, SKM, MSi. Med, dan Ketua Karangtaruna Jawa Tengah Danie Budi Tjahyono atau Mas Bete, yang juga Anggota DPRD Jawa Tengah, memaparkan sesuai bidangnya.

Bagaimana akademisi melihat banyaknya penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa?

Kita ketahui bersama bahwa narkoba merupakan bahaya yang luar biasa menyerang anak-anak muda. Usia 15-60 tahun tak terkecuali.

Generasi muda sebagain besar ada di kampus. Apabila dibiarkan maka sendi-sendi kehidupan akan hancur, rusak, tujuan dan cita-cita mulia bangsa ini tidak tercapai.

Oleh karena itu perlu ada edukasi baik di bidang kesehatan maupun bidang hukum termasuk upaya pencegahan, pemberantasan, pengendalian, ini harus dilakukan bersama seluruh komponen bangsa ini.

Tidak terlepas juga diantaranya adalah pendidikan.

Di Kampus tentunya mengacu kepada Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Bahwa tujuan pendidikan itu adalah mendidik generasi atau peserta didik untuk menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, jujur, kreatif, berinovasi, menjadi warga negara yang demokratis dan tentunya adalah menjadi warga negara yang bertanggungjawab.

Pasti di kampus sudah ada upaya untuk pencegahan penyalahgunaan narkotika. Baik kegiatan di UKM maupun edukasi dari kampus. Dan sebagian fakultas sudah mensyaratkan calon mahasiswa harus bersih dari narkotika. Dibuktikan dengan hasil tes.

Muatan mata kuliah di kampus juga sudah ada pembangunan karakter sedemikian rupa melalui Pancasila, kewarganegaraan, dan agama. Itu wajib setiap institusi pendidikan tinggi. Wajib melaksanakan mata kuliah itu.

Di Unimus ada berapa SKS Pak?

Minimal 2 SKS. Tapi di Unimus untuk agama, karena kita kemuhammadiyahan jadi ada 8 SKS sampai semester akhir.

Apakah UKM Unimus fokus edukasi pencegahan?

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved