Pesawat Jatuh di Blora

Dandim Ungkap Kondisi Jenazah Pilot Pesawat Jatuh di Blora: Beberapa Bagian Dijadikan Satu

Kondisi jenazah pilot pesawat jatuh di Blora diungkap oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0721/ Blora, Letnan Kolonel Infanteri Andy Soelistyo Kurn

Editor: m nur huda
(TRIBUN JATENG/AHMAD MUSTAKIM) 
Kondisi jenazah pilot pesawat jatuh di Blora diungkap oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0721/ Blora, Letnan Kolonel Infanteri Andy Soelistyo Kurniawan Putro. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Kondisi jenazah pilot pesawat jatuh di Blora diungkap oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0721/ Blora, Letnan Kolonel Infanteri Andy Soelistyo Kurniawan Putro.

Dandim 0721 Blora menyatakan, ada korban gugur dalam peristiwa pesawat tempur milik TNI AU jatuh di Blora tersebut.

Ia juga mengikuti proses evakuasi jatuhnya pesawat Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Madiun di wilayah Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, pada Senin (18/7/2022) malam.

"Saya melihat secara langsung di lapangan, memang kondisi jenazah, mungkin karena kondisi pesawat meledak sehingga tidak bisa mengindentifikasi secara lengkap. Tapi, beberapa bagian sudah bisa kami amankan, untuk kami jadikan satu di kantong jenazah," ucap Andy, saat ditemui wartawan di Balai Desa Nginggil, pada Selasa (19/7/2022) dini hari.

Dandim 07 Blora, Letkol Inf. Andy Soelistyo saat ditemui di Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora
Dandim 07 Blora, Letkol Inf. Andy Soelistyo saat ditemui di Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora ((TRIBUNJATENG/AHMAD MUSTAKIM))

Andy menyebut, proses evakuasi sendiri dihentikan untuk sementara waktu karena kondisi sudah gelap serta medan di area lokasi terjatuhnya pesawat sangat sulit.

"Untuk kegiatan evakuasi pesawat latih TNI AU yang mengalami musibah jatuh di desa Nginggil, kecamatan Kradenan Blora diputuskan untuk dihentikan sementara, mengingat kondisi cuaca gelap, dan juga Medan yang sangat sulit," kata dia.

Selama proses evakuasi, pihaknya bersama dengan Polres Blora, Basarnas hingga BPBD membantu membersihkan serpihan pesawat, serta melaksanakan sterilisasi lokasi.

"Kami juga membantu evakuasi kantong-kantong jenazah untuk turun ke bawah," terang dia.

Diketahui, pesawat T-50i Golden Eagle diterbangkan oleh Lettu Pnb Allan Safitra Indera W mengalami kecelakaan saat latihan night tactical intercept.

Pesawat tail number TT-5009 take off dari Lanud Iswahjudi pukul 18.24 WIB.

Kemudian, pilot pesawat T-50i Golden Eagle terakhir melakukan kontak dengan flight director pada pukul 19.25 WIB.

Warga di Blora pun sempat geger dengan peristiwa jatuhnya pesawat milik TNI AU tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pesawat TNI AU Jatuh di Blora, Dandim Ungkap Kondisi Jenazah

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved