Wonosobo
Pesan Bupati Wonosobo Dihadapan Massa Aksi Solidaritas Affan, Demonstrasi Berjalan Kondusif
Aksi demonstrasi yang tengah mengguncang berbagai daerah kini juga berlangsung di Wonosobo.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Aksi demonstrasi yang tengah mengguncang berbagai daerah kini juga berlangsung di Wonosobo, Sabtu (30/8/2025)
Warga yang tergabung dalam Aliansi Wonosobo Bersatu turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas.
Massa menyuarakan aspirasi mereka terkait sejumlah masalah yang mencuat belakangan ini.
Baca juga: Mahasiswa Telkom University Purwokerto Lolos Pendanaan PKM-GFT 2025 dengan Gagasan QEAN
Baca juga: Mahasiswa KKN UPGRIS di Kelurahan Ngempon Siapkan Berbagai Program Pembangunan
Aksi yang dipimpin oleh Anang Bayu Sulistyo, Koordinator Umum, melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk ojek online (Ojol), pemuda desa, mahasiswa, serta warga yang merasakan dampak kebijakan pemerintah.
Aksi yang diikuti ratusan orang ini dimulai dengan long march dari Taman Selomanik menuju Gedung DPRD Wonosobo untuk berorasi.
Massa selanjutnya bergerak ke Kantor Bupati Wonosobo hingga sore hari.
Dalam aksi ini, massa menuntut Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolres Wonosobo untuk menandatangani pernyataan sikap, yang kemudian dikirimkan ke Senayan.
Anang mengungkapkan rasa pesimis terhadap pemerintah, menyatakan bahwa janji-janji perubahan dari bupati dan pejabat lainnya tidak pernah terealisasi.
"Kami sudah sering mendengar janji perbaikan sejak mereka menjabat, bahkan sejak masa pemilu.
Tapi hari ini, kami merasa semua itu nol, dan pemerintah pusat sering kali lalai terhadap kepentingan rakyat," katanya.
Anang menjelaskan, salah satu tuntutan utama yang diajukan oleh Aliansi Wonosobo Bersatu adalah adili oknum polisi yang menindas hingga menewaskan Affan Kurniawan seorang pengemudi ojek online.
Massa juga menuntut reformasi total dalam jajaran kepolisian.
Beberapa isu lokal juga diangkat dalam aksi hari ini, seperti mendesak Pemerintah Kabupaten Wonosobo memperbaiki berbagai masalah, baik di sektor pendidikan, ekonomi, maupun infrastruktur.
"Menyikapi laporan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh anggota DPRD Wonosobo terhadap anak di bawah umur," lanjutnya.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, merespon aksi ini dengan pernyataan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan kebersamaan.
Komisi D DPRD Sebut Enam Hari Lebih Sesuai dengan Sosio-Kultural Masyarakat Wonosobo |
![]() |
---|
Desa Maduretno Wakili Wonosobo di Ajang Rumah DataKu Tingkat Nasional 2025 |
![]() |
---|
Korban Terakhir Pencari Ikan yang Hanyut di Sungai Kauman Wonosobo Akhirnya Ditemukan |
![]() |
---|
Wonosobo Tegaskan Komitmen Perkuat Pilar Sosial dalam Penanggulangan Kemiskinan |
![]() |
---|
Tusuk Leher Korban hingga Alami Cedera Pita Suara, Pria di Wonosobo Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.