Aksi Mahasiswa Undip
Ratusan Mahasiswa Undip Orasi di Polda Jateng, Tuntut Kapolri Mundur Usai Kasus Pelanggaran HAM
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip).
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Sabtu (30/8/2025).
Massa aksi menyuarakan tuntutan agar Kapolri mundur dari jabatannya, menyusul maraknya kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan dugaan tindak represif aparat.
Aksi ini disebut sebagai kelanjutan dari gelombang protes yang sebelumnya menyoroti pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dan meninggalnya Affan Kurniawan, seorang driver ojek online.
Baca juga: Viral Temui Massa Aksi,Ini Pesan Sri Sultan Hamengku Buwono Hingga Warga Tetap Tenang
Baca juga: Sudah 15 Hari Berlalu, Polisi Masih Belum Tangkap Pelaku Pembacokan Jurnalis di Grobogan
Para mahasiswa menilai, berbagai peristiwa itu menjadi bukti nyata bahwa aparat negara tidak lagi berdiri di sisi rakyat.
Dari orasi mahasiswa kepolisian saat ini justru menjadi sumber ketakutan masyarakat, bukan pelindung.
Dia juga menyinggung kasus pembunuhan seorang pengemudi ojek online yang diduga melibatkan oknum polisi.
Dari pantauan di lapangan, aksi berlangsung sejak siang 13.30 wib.
Mereka menyerukan suara aspirasi di depan gerbang Polda Jateng, mereka berorasi sekitar 60menit dan pergi meninggalkan lokasi. (Rad)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.