Dongeng Anak Nusantara Asal Muda Penduduk Merem, Cocok Dibaca Sebelum Tidur
Dongeng Anak Nusantara Asal Muda Penduduk Merem, Cocok Dibaca Sebelum Tidur
Penulis: non | Editor: galih permadi
Dugaannya tepat. Ketika Woiram membuka tutupnya, tampaklah olehnya seorang anak lelaki kecil tengah duduk menangis di dalamnya.
Woiram segera mengangkat anak itu dan memindahkannya ke dipannya.
Anak kecil itupun tertidur setelah Woiram mengusap usap punggungnya.
Sambil memandang anak itu, Woiram bersyukur kepada Dewa yang telah berkenan memberinya seorang anak.
Ia yakin, Dewa telah merubah air yang bercampur cucuran darahnya menjadi seorang anak untuknya.
Woiram tak bisa tidur lagi sampai fajar menyingsing.
Ia bingung bagaimana memberitahukan keberadaan anak itu kepada Bonadebu.
Ia takut Bonadebu tak percaya kalau Dewa yang memberikan anak itu.
Ia juga takut jika Bonadebu merasa ditipu karena ternyata ia memiliki anak dari wanita lain.
Berbagai pikiran yang mengganggunya itu akhirnya membuat Woiram memutuskan untuk membawa anak itu ke tengah hutan.
Woiram berniat membangun sebuah rumah kecil sebagai tempat tinggal anak itu.
Demikianlah anak kecil itu akhirnya tinggal di rumah yang dibangun Woiram di tengah Hutan.
Setiap hari Woiram menjenguk anak itu dan memberinya makan.
Hari terus berganti. Tak terasa anak kecil itu tumbuh menjadi seorang pemuda yang gagah.
Woiram memberinya nama Woiwallytmang.