Berita Slawi

Pemkab Tegal Kembali Raih Predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Tegal kembali meraih dan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2022

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
Humas Pemkab Tegal 
Bupati Tegal Umi Azizah (kerudung kuning), menerima bucket bunga dan bingkai penyusunan suara anak Indonesia tahun 2022 tingkat Kabupaten Tegal dari Forum Anak Slawi Ayu. Berlokasi di Rumah Dinas Bupati Tegal, Jumat (22/7/2022) malam.  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemerintah Kabupaten Tegal kembali meraih dan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2022 Kategori Madya, dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). 

Pengumuman tersebut, disampaikan KemenPPPA di Kabupaten Bogor dalam acara Penerimaan Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2022 yang disiarkan langsung melalui konferensi video, dan disaksikan Bupati Tegal Umi Azizah, dari rumah dinasnya beserta kepala perangkat daerah terkait, Jumat (22/7/2022) malam.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga, saat memberikan sambutannya mengucapkan selamat kepada 312 daerah yang berhasil meraih penghargaan KLA tahun 2022. 

Jumlah daerah penerima penghargaan KLA tahun 2022 meningkat dari tahun 2021 yang sebanyak 275 daerah.

“Selamat kepada daerah yang menerima penghargaan. Semoga predikat ini bisa lebih memperkuat peran seluruh pihak dalam memenuhi hak anak. Setidaknya terdapat 8 daerah yang meraih kategori utama, 66 daerah kategori nindya, 117 daerah kategori madya, dan 121 daerah mendapatkan kategori pratama,” jelas Bintang Puspayoga, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (24/7/2022). 

Menurut Bintang, penghargaan KLA diberikan kepada daerah yang mempunyai komitmen tinggi untuk mendukung pemenuhan hak anak, dan perlindungan khusus anak melalui proses evaluasi yang dilakukan oleh tim Kementerian PPA, tim kementerian/lembaga, dan tim independen. 

“Setidaknya ada 20 indikator yang dinilai oleh tim Kementerian PPA, tim kementerian/lembaga, dan tim independen di masing-masing daerah,” kata Bintang.

Pada kesempatan ini, Bintang juga mengatakan bahwa di tahun 2021 Presiden telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tentang Kebijakan KLA. 

Adanya Perpres ini, diharapkan dapat memperkuat pemaksaan program KLA dan memberikan Pemda untuk lebih berinovasi, serta berkreasi supaya program KLA dapat berkembang sesuai potensi kearifan lokal daerah. 

“Perpres ini juga menekankan Pemprov untuk aktif dalam penyelenggaraan maupun mengevaluasi Pemda terkait KLA. Terlebih terkait pemenuhan hak dasar anak, seperti hak hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak mendapatkan perlindungan, dan hak berpartisipasi,” ujarnya.

Sementara itu, Umi Azizah, mengaku senang dan bangga atas diraihnya kembali Kabupaten Tegal Layak Anak dengan kategori madya. 

Tak lupa, Umi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung jalannya proses penghargaan KLA tahun 2022. 

“Alhamdulillah, terima kasih kepada semuanya. Pencapaian ini merupakan kerja keras semua pihak, yang telah berkomitmen dalam mewujudkan perlindungan anak dan pemenuhahan hak anak,” tutur Umi.

Umi juga berharap dengan diraihnya predikat ini semoga dapat menambah semangat, dan kekompakan seluruh pihak dalam menjalankan hak pemenuhan anak. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved