Berita Pendidikan

UPGRIS Buka Prodi Bisnis Digital, Angkatan Pertama Terima 40 Mahasiswa

Pendirian Prodi Bisnis Digital ketika transformasi digital telah merambah di berbagai lini kehidupan, universitas sebagai penghasil SDM terdidik.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: deni setiawan
UPGRIS SEMARANG
Penyerahan SK Mendikbud Ristek melalui LL Dikti Wilayah VI terkait pembukaan prodi baru bagi UPGRIS di Ruang Sidang Lantai 2 Kampus Utama UPGRIS Jalan Sidodadi Timur Nomor 24 Kota Semarang, Senin (25/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) secara resmi membuka Program Studi (Prodi) Bisnis Digital pada Senin (25/7/2022).

Pembinaan dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI di Ruang Sidang Lantai 2 Kampus Utama UPGRIS Jalan Sidodadi Timur Nomor 24 Kota Semarang.

Penyerahan dilakukan oleh Kepala LL Dikti Wilayah VI Bhimo Widyo Andoko dan diterimakan oleh Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati.

Baca juga: Hendi Merespon Kontra Aturan Jam Kerja di Kota Semarang: Tak Sama dengan Sekolah

Baca juga: Jelang PSIS Semarang Vs Arema FC, Pelatih Rory Grand Tingkatkan Mental Kiper Mahesa Jenar

Baca juga: Waspada Tumpahan Oli di Depan SMPN 1 Ungaran Semarang, Sejumlah Pemotor Terjatuh Terpeleset

Baca juga: Inilah Sosok Kholidatunnimah Tegal Korban Mutilasi di Semarang, Suami TKI di Taiwan

Disampaikan oleh Dr Suci, pembukaan jurusan baru merupakan bukti komitmennya untuk menarik calon mahasiswa baru masuk di program studi baru ini.

“UPGRIS punya SDM berupa dosen dengan kualifikasi doktor yang melimpah."

"Ini tentu akan sangat membantu dalam menggenjot kualitas pembelajaran prodi baru Bisnis Digital tersebut,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Senin (25/7/2022).

Dengan bertambahnya prodi baru Bisnis Digital, UPGRIS kini memiliki 28 program studi.

Bisnis Digital akan bergabung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPGRIS.

Penerimaan mahasiswa baru akan dimulai pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 dengan kuota satu kelas gemuk 30-40 mahasiswa.

Ia pun menyatakan, latar belakang pendirian Prodi Bisnis Digital ketika transformasi digital telah merambah di berbagai lini kehidupan, universitas sebagai penghasil SDM terdidik dan berkompeten.

"Harus merespons perubahan zaman, salah satunya dengan membuka jurusan-jurusan baru yang sesuai kebutuhan," ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Bhimo menyatakan, pembukaan Prodi Bisnis Digital di UPGRIS sudah tepat karena di era internet dan Revolusi Industri 4.0, sudah menuntut segala aktivitas berbasis internet.

"Perlu jurusan yang mampu mengakomodasi kebutuhan, di antaranya Bisnis Digital," ujar Bhimo. (*)

Baca juga: Jalur Alternatif Demak Dilintasi Truk, Dampak Renovasi Jembatan Wonokerto, Kades: Lama-lama Rusak!

Baca juga: Ditetapkan DPRD, Dua Raperda Kabupaten Pekalongan, Berikut Isi Lengkapnya

Baca juga: 535 Siswa Bintara Polri Ikuti Pendidikan, 5 Bulan di SPN Polda Jateng

Baca juga: Pemilik Saham Kirim Kode Bakal Tinggalkan Persis Solo, Imbas Ulah Suporter di Yogyakarta?

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved