Kabupaten Pekalongan

Ditetapkan DPRD, Dua Raperda Kabupaten Pekalongan, Berikut Isi Lengkapnya

Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi mengatakan, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan adalah amanat PP Nomor 12 Tahun 2019.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
PEMKAB PEKALONGAN
Penyerahan dokumen persetujuan dan penetapan dua Raperda di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (25/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - DPRD Kabupaten Pekalongan menetapkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Pekalongan.

Yakni Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021 dan Penyelenggaraan Olahraga.

Dua Raperda ini, ditetapkan setelah DPRD menggelar rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun di aula gedung dewan setempat, Senin (25/7/2022).

Baca juga: Harlah PKB ke 24, DPC PKB Kabupaten Pekalongan Berikan Bantuan untuk Pedagang Kecil di Sekolah

Baca juga: Cegah Kebocoran, Pemkab Pekalongan akan Pungut Retribusi secara Nontunai

Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi mengatakan, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan merupakan amanat dari PP Nomor 12 Tahun 2019.

Dimana isinya tentang pengelolaan keuangan daerah dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

"Kami telah berupaya agar Raperda tentang pertanggungjawaban yang disusun bersama memenuhi kriteria tersebut."

"Apabila masih ada catatan dan koreksi dari Gubernur Jawa Tengah, hasil evaluasi tersebut akan kami jadikan pedoman dalam rangka penyempurnaannya," kata Riswadi kepada Tribunjateng.com, Senin (25/7/2022).

Disamping itu, selama proses penyusunan hingga pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021, segala masukan yang disampaikan akan menjadi bahan penyempurnaan Raperda.

Baca juga: Pemkot Pekalongan Targetkan Semua PAUD Tahun Ini Terapkan Kurikulum Merdeka

Baca juga: Jelang HUT RI, Pedagang Bendera Mulai Menjamur di Pekalongan 

"Perbedaan pendapat, persepsi, maupun pemikiran adalah sebuah dinamika."

"Namun hal tersebut telah dapat kami selaraskan dan sepakati bersama dengan mengutamakan semangat mencapai hasil yang terbaik," imbuhnya.

Lalu, saran pemikiran dan catatan yang telah disampaikan oleh segenap anggota dewan melalui rapat kerja badan anggaran maupun fraksi-fraksi yang tertuang dalam pandangan umum dan kata akhir, akan diperhatikan sebagai bahan masukan untuk menyempurnakan langkah selanjutnya.

Dalam rapat paripurna itu, juga dibahas terkait Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan.

Wabup Riswadi mengatakan, olahraga merupakan sarana pembangunan SDM berkualitas tidak dapat dipisahkan, dengan kehidupan masyarakat agar penyelenggaraan keolahragaan di Kabupaten Pekalongan dapat dilaksanakan secara terpadu dan terarah.

"Maka, diperlukan pengaturan yang menjadi pedoman bagi sinegritas semua unsur yang terlibat."

"Kami berharap dengan disetujuinya Raperda ini, dapat mendorong peningkatan kualitas pembangunan manusia secara jasmani, rohaniah, dan sosial dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang cerdas, berprestasi, sehat, dan bugar," tambahnya. (*)

Baca juga: 535 Siswa Bintara Polri Ikuti Pendidikan, 5 Bulan di SPN Polda Jateng

Baca juga: Pemilik Saham Kirim Kode Bakal Tinggalkan Persis Solo, Imbas Ulah Suporter di Yogyakarta?

Baca juga: Hasil Liga 1 - Eduardo Almeida Keheranan, Arema FC Dicukur Borneo FC Tiga Gol Tanpa Balas

Baca juga: Kode Terbaru Barcelona Kepada Frenkie de Jong, Diserahkan ke Manchester United?

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved