Berita Semarang

Warsono Pakai Masker Demi Konsumen, Epidemiologi: Tetap Perlu

Warsono (54), penjual gilo-gilo, mengaku masih setia mengenakan masker.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Pesepeda Semarang tak mengenakan masker saat melintas di Jalan Brigjen Sudiarto, Pedurungan. Kebijakan memakai masker memang sudah longgar apalagi di Semarang yang kategori kota PPKM level 1. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warsono (54), penjual gilo-gilo di Kota Semarang, mengaku masih setia mengenakan masker kendati kasus Covid-19 melandai.

Pria yang akrab disapa Pak Gondrong itu beralasan memakai masker demi konsumennya.

"Ya kan setiap hari melayani konsumen, pakai masker supaya pembeli juga tak risih," katanya kepada Tribunjateng.com, Senin (25/7/2022).

Padahal sebelum pandemi Covid-19, warga Semarang Utara itu menyebut, tak pernah memakai masker.

Sewaktu pandemi melanda , barulah ia memakai masker.

Itupun adanya aturan ketat dari pemerintah terutama sejak diberlakukan PPKM.

"Setiap hari ada operasi makser jadi mau ga mau pakai meskipun pengap.

Apalagi saya jualan harus keliling jalan kaki," paparnya.

Ia mengatakan, lambat laun mulai terbiasa memakai masker.

Seperti saat ini di tengah pandemi yang melandai.

"Ya pakai masker juga biar pembeli nyaman, jualan saya kan makanan jadi biar keliatan lebih bersih saja," katanya.

Tak jauh berbeda dengan Danny (30) tukang ojek online Semarang.

Ia masih setia mengenakan masker karena kebutuhan saat bekerja di jalanan Semarang.

"Biar sehat dan aturan standar dari penyedia aplikasi juga seperti itu ketika pandemi," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved