Penembakan Istri TNI

Pemkot Semarang Upayakan Cover Biaya Pendidikan Anak Istri TNI yang Ditembak di Banyumanik

Pemerintah Kota Semarang mengupayakan penanganan bagi anak korban penembakan yang terjadi di Banyumanik.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang mengupayakan penanganan bagi anak korban penembakan yang terjadi di Banyumanik dari sisi psikologis, pendidikan, maupun kesehatan. 

Baca juga: 3 Shio Dikenal Paling Moody, Apa Kamu Termasuk?

Baca juga: Netizen Indonesia Ramai-ramai Unfollow Lechia Gdansk, Ada Apa?

Baca juga: Bank BTPN Kolaborasi dengan Pemkot Semarang dan Komunitas Tangan di Atas Berdayakan UMKM Jateng

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, tiga anak dari istri TNI yang menjadi korban penembakan saat ini dalam kondisi sehat.

Hanya saja, tidak bisa dipastikan kondisi batin atau psikologis tiga anak tersebut.

Maka dari itu, dia telah berkomunikasi dengan PPT Seruni yang dikomandoni oleh Krisseptiana Hendar prihadi untuk bersama-sama melakukan penanganan.  

Dia meminta PPT seruni aktif memberikan penguatan serta mendorong tiga anak tersebut agar bisa selalu memiliki semangat untuk maju.

Dia juga meminta Dinas Pendidikan untuk cover atau membiayai pendidikan tiga anak tersebut. 

"Kami sudah sampaikan ke Disdik untuk bisa mencover biaya pendidikan sampai kapanpun harus bersekolah di Semarang," ucap Hendi, sapaannya, Rabu (27/7/2022) 

Selain penanganan psikologis oleh Seruni dan biaya pendidikan oleh Dinas Pendidikan, Hendi juga berupaya memasukan mereka dalam program universal health coverage (UHC) dari Dinas Kesehatan agar bisa cover biaya kesehatan. 

"Kalau yang lain-lain, kami berkoordinasi dengan Kodim, bergerak bersama mencover kebutuhan adik-adik korban itu," tambahnya.

Baca juga: Cuaca Kabupaten Magelang Malam Ini Rabu 27 Juli 2022: Cerah Berawan

Baca juga: Hendi Minta Siswa di Semarang Tak Diwajibkan Beli Seragam di Sekolah

Baca juga: Berharap Muncul Sineas Muda, MKKS Gelar Workshop Sinematografi Bagi Pelajar

Dandim 0733 Kota Semarang, Letkol Inf Honi Havana berterima kasih kepada wali kota yang telah berupaya memberikan penanagan kepada korban.

Dia pun meminta doa masyarakat Kota Semwrang agar korban, Rina Wulandari, segera diberi kesembuhan.

"Kondisi masih stabil, tapi karena luka seperti itu perlu perawatan jangka panjang dan intensif. Kita berdoa semoga ibu yang kuat, hebat, tangguh, bisa segera sembuh," ucapnya. (eyf) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved