BPJS Kesehatan Cabang Kudus

Tingkatkan Pemahaman, BPJS Kesehatan Cabang Kudus Lakukan Sosialisasai JKN Kepada Pekerja PT Djarum

Dari kegiatan ini kami berharap, pekerja menjadi lebih pahamterkait hak dan kewajiban sebagai peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU)

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Istimewa
Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan Cabang Kudus di PT Djarum, Rabu (20/7). 

TRIBUNJATENG.COM - Dihadapan sekitar 3.800 pekerja Sigaret Kretek Tangan (SKT), PT Djarum unit Karangbener, BPJS Kesehatan Cabang Kudus melakukan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama Kejaksaan Negeri, Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman (FSP RTMM-SPSI), Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop UKM), serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kudus, Rabu (20/07).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Agustian Fardianto mengatakan program ini merupakan salah satu bukti bahwa negara, pemerintah kabupaten bahkan perusahaan hadir untuk melindungi segenap masyarakat dengan memberikan jaminan kesehatan.

Adapun maksud dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pentingnya program JKN bagi seluruh masyarakat, khususnya pekerja di PT Djarum.

Saat ini sebanyak 94,95persen penduduk Kabupaten Kudus tercatat telah terdaftar sebagai peserta JKN KIS dengan tingkat keaktifan 70,90persen.

Artinya masih terdapat masyarakat yang belummendapatkan perlindungan Program JKN.

Dari seluruh penduduk yang telah terdaftar tersebut, 36persen di daftarkan dari sektor pekerja swasta.

PT Djarum sebagai salah satu perusahaan swasta terbesar telah berkontribusi dengan membayarkan iuran bagi pekerjanya yang telah didaftarkan kepada BPJS Kesehatan rutin setiap bulan.

Dalam kesempatan itu Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kudus, Ardian menyampaikan bahwa pekerja yang sudahterdaftar dalam kepesertaan JKN KIS telah ikut bergotong royong membantu sesama, yang sehat membantu peserta yang sakit.

“Pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta JKN KIS dan secara rutin sudah membayarkan iurannya serta meniatkannya sebagai sedekah, semoga Tuhan akan memberikan kesehatan dan menghindarkan dari sakit sehingga bisa tetap produktif dalam bekerja,” ucapnya  

Selain itu Ketua Pengurus Cabang FSP RTMM-SPI Kabupaten Kudus, Suba’an Abd Rochman dalam kesempatan yang sama mengajak seluruh pekerja untuk aktif melaporkan data diri dan keluarga kepada HRD, apabila terjadi perubahan data kepesertaan agar dilakukan update. Sehingga hak-hak pekerjayang terdaftar dalam program JKN KIS dapat di peroleh secara optimal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved