Ibadah Haji 2022
297 Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang Wajib Tes Covid--19, Setibanya di Tanah Air
Jamaah dari kloter 36 dan 37 tersebut dijadwalkan pulang dari Arab Saudi dan tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo pada 10 Agustus 2022.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - 297 jamaah haji asal Kabupaten Semarang akan diperiksa atau dilakukan skrining Covid-19 setelah tiba di Tanah Air.
Jamaah dari kloter 36 dan 37 tersebut dijadwalkan pulang dari Arab Saudi dan tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo pada 10 Agustus 2022.
Untuk itu, Dinkes Kabupaten Semarang berupaya mengantisipasi risiko penyebaran virus corona di wilayahnya saat momentum kepulangan para jamaah dari Mekkah atau Tanah Suci.
Baca juga: Menang atas Barito Putera, Sektor Pertahanan Jadi PR PSIS Semarang
Baca juga: Spesial HUT RI, Naik Trans Semarang Hanya Bayar Rp 77 Khusus Nontunai, Simak Caranya
Nantinya, di setiap kloter akan di-swab antigen Covid-19 di Asrama Haji Donohudan Boyolali.
Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Dwi Syaiful Nur Hidayat menerangkan, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh UPTD Puskesmas untuk melakukan antisipasi.
“Termasuk kepada Direktur RSUD di Kabupaten Semarang."
"Seperti RSUD dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa dan RSUD dr Gondo Suwarno Ungaran,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (7/8/2022).
Dwi Syaiful menambahkan, jika nantinya terdapat jamaah yang diketahui terpapar Covid-19, yang bersangkutan akan dipisahkan dengan jamaah haji lainnya.
Kemudian, petugas Dinkes Kabupaten Semarang akan menjemput dan mengantar yang terpapar tersebut.
Para jamaah haji yang terindikasi Covid-19 akan diisolasi atau melakukan karantina selama kurun waktu tertentu, baik di rumah, rumah sakit, maupun tempat yang sudah disediakan pemerintah.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Semarang, 2 Rumah Kakak Beradik Ludes Terbakar
Baca juga: Kejurnas Atletik Digelar di Semarang, Hendi Berterima Kasih Pada Luhut
“Satgas Covid-19 kecamatan dapat tidak mengizinkan pasien bersangkutan untuk menerima tamu dan mencegah kerumunan di rumah jamaah haji yang terindikasi Covid-19,” imbuhnya.
Tak hanya sampai isolasi, lanjut Syaiful, para petugas Puskesmas atau Satgas Covid-19 kecamatan akan memantau seluruh jamaah haji sejak kepulangan hingga tiga pekan ke depannya.
“Para Kepala UPTD Puskesmas di Kabupaten Semarang diminta untuk menyiagakan tim ambulans 24 jam, guna sewaktu-waktu dibutuhkan selama proses penjemputan jemaat haji."
"Kemudian RSUD dr Gunawan Mangunkusumo maupun RSUD dr Gondo Suwarno juga mempersiapkan sarana dan prasarana untuk menerima rujukan."
"Hal ini jika terdapat jamaah haji yang membutuhkan perawatan,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Kontes Bonsai 2022 Tingkat Nasional Digelar di Demak
Baca juga: Detik-detik J ART di Cilacap Ditemukan Meninggal di Rumah Majikan, Kondisi Berlumuran Darah
Baca juga: Hasil Liga 1 2022: Persib Bandung Babak Belur, Dihajar 4-1 Borneo FC, Klasemen Masuk Zona Degradasi
Baca juga: Respons Sergio Pelatih PSIS Semarang Soal Ramai Tudingan Perselingkuhan Alfeandra Dewangga